Sebelum Ada Isu Buwas Dicopot, Bareskrim Geledah Kantor RJ Lino

Siswanto, Erick Tanjung

Rabu, 02 September 2015 | 13:42 WIB
Sebelum Ada Isu Buwas Dicopot, Bareskrim Geledah Kantor RJ Lino
Kabreskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso. [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Sebelum beredar isu pencopotan Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim menggeledah kantor Direktur Utama Pelindo II R. J. Lino di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Penggeledahan yang berlangsung pada Jumat (28/8/2015) siang itu soal dugaan korupsi pengadaan mobile crane.

Dalam penggeledahan itu, satu unit harbour mobile crane milik Pelindo II yang dioperasikan di Dermaga 002 Pelabuhan Tanjung Priok disegel.

Selain itu, kasus tersebut juga diduga ada kaitan dengan kasus dwelling time peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok.

Penggeledahan ruang kerja Lino kemudian menjadi ramai. Saat terjadi penggeledahan, Lino ditelepon Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil. Lino menyampaikan keluhan ketika itu.

"Come on Pak. I'm make this company so rich. Kok malah saya dihukum begini. Enggak fair Pak. Bapak tolong kasih tahu Presiden deh, kalau caranya seperti ini, saya berhenti," kata Lino kepada Sofyan.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional Logan Siagian mengakui di bawah kepemimpinan Budi Waseso Bareskrim sangat proaktif menangani kasus korupsi. Tetapi, Logan tidak bisa memastikan kalau isu pencopotan itu benar dan yang menjadi alasan mencopot karena Budi Waseso gencar menangani dugaan kasus korupsi.

"Selama ini relatif kinerja Bareskrim kan cukup signifikan. Cuma ya ini kita tidak tahu, mungkin memang ada masalah, misalnya, masalah penggeledahan Pelindo yang dianggap agak sedikit kontroversial itu. Saya yakin penyidikan itu sesuai dengan dasar hukum yang berlaku, apalagi Kabareskrim kan jabatan tertinggi di Reserse dan Kriminal Polri. Tapi, saya tidak tahu apakah ada yang bertentangan dengan kebijakan atau aturan," kata Logan.

Ketika ditanya wartawan, Budi Waseso mengaku belum mengetahui kabar dirinya akan dicopot. Jenderal bintang tiga ini mengatakan belum mendapatkan surat resmi pencopotan dari atasan.

"Wah saya belum tahu, sampai saat ini saya belum tahu informasi pastinya. Kalau toh ada (surat pencopotan), pasti sampai juga ke saya," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Mantan Kapolda Gorontalo ini mengatakan hari ini masih menjalankan tugas sebagai Kabareskrim. Saat ini dia tengah rapat koordinasi dengan jajaran pejabat utama Mabes Polri.

"Bahkan, ini saya mau rapat dengan Divkum (divisi hukum), melaksanakan tugas rapat dengan pimpinan Polri," katanya.

Terkait kabar semalam dia dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Negara, dia membantah.

"Tidak, saya tidak dipanggil beliau. Saya di kantor (Bareskrim)," kata dia.

‎Tapi kalau benar akan dicopot, Budi Waseso mengatakan tidak mempermasalahannya.

"Sebagai prajurit Bhayangkara, tugas saya menjalankan amanah. Jadi kan tidak (mungkin) jadi Kabareskrim selama-lamanya. Kalau dianggap sudah cukup, ya tidak ada masalah," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepak Terjang Kabareskrim Budi Waseso di Mata Anggota Kompolnas

Sepak Terjang Kabareskrim Budi Waseso di Mata Anggota Kompolnas

News | Rabu, 02 September 2015 | 13:10 WIB

Gerakan Lawan Ahok Laporkan Ahok ke Bareskrim

Gerakan Lawan Ahok Laporkan Ahok ke Bareskrim

News | Selasa, 01 September 2015 | 21:55 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×