Sepak Terjang Kabareskrim Budi Waseso di Mata Anggota Kompolnas

Siswanto

Rabu, 02 September 2015 | 13:10 WIB
Sepak Terjang Kabareskrim Budi Waseso di Mata Anggota Kompolnas
Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso ketika memenuhi panggilan Komnas HAM di Jakarta, Jumat (30/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota Komisi Kepolisian Nasional Logan Siagian menilai selama menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Budi Waseso memiliki banyak prestasi.

"Seperti di bidang pemberantasan narkotik, banyak yang telah disita. Itu kan oleh jajaran reskrim (reserse dan kriminal)," kata dosen di Universitas Bhayangkara itu kepada Suara.com, Rabu (2/9/2015).

Selain itu, menurut Logan, Bareskrim di bawah kepemimpinan Budi Waseso juga giat menangani sejumlah kasus dugaan mega korupsi. 

"Beliau proaktif betul, misalnya soal korupsi. Dulu (Bareskrim) banyak dikritik karena terlalu tenggelam oleh prestasi KPK dalam memberantas korupsi, padahal, kan Bareskrim Polri juga termasuk aktif," katanya. "Belakangan ini, juga sangat proaktif. Mungkin yang jadi masalah publik antara KPK dan Bareskrim itu yang kelihatan adalah ada persaingan, seperti menunjukkan kekuasaan dan kekuatan sampai kemudian jadi cikal bakal istilah Cicak vs Buaya itu." 

Menurut Logan, Budi Waseso memiliki kepribadian yang percaya diri dalam mengambil keputusan.

"Saya pikir, beliau percaya diri. Tidak kelihatan ragu-ragu. Kemudian kesiapan beliau, dia selalu nyatakan saya kerja seusai aturan hukum. Kalau diganti pun siap. Dari segi kepribadian kepemimpinan, dia punya ciri, tegas, percaya diri," kata Logan.

Logan menilai selama ini kinerja Bareskrim cukup signifikan.

"Kalau kita lihat banyak sekali prestasi Bareskrim, mungkin ada yang memang kontroversial yang kemudian dituduh kriminalisasi. Tapi itu saya kira itu adalah buah dari demokrasi," kata Logan.

 Hari ini, muncul isu kencang yang menyebutkan Budi Waseso akan dicopot dari jabatan Kabareskrim. Semalam, kabarnya dia dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana.

Soal itu, Logan tidak tahu. "Kalau yang terakhir ada isu ini (dicopot) saya belum paham," kata Logan.

Di Bareskrim, Budi Waseso mengaku belum tahu dirinya akan dicopot dari jabatan Kabareskrim sebagaimana isu yang beredar.

"Isu dari mana itu, sampai sekarang saya belum tahu," kata Budi Waseso.

Budi Waseso mengatakan saat ini dia masih bekerja. Dia akan mengikuti rapat dengan pimpinan Polri terkait evaluasi kinerja Bareskrim.

"Saya masih bekerja seperti biasa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isu Budi Waseso Dicopot, Kompolnas: Bila Benar, Jabatan Tak Abadi

Isu Budi Waseso Dicopot, Kompolnas: Bila Benar, Jabatan Tak Abadi

News | Rabu, 02 September 2015 | 12:51 WIB

Budi Waseso: Saya Tidak Dipanggil Presiden Jokowi

Budi Waseso: Saya Tidak Dipanggil Presiden Jokowi

News | Rabu, 02 September 2015 | 12:49 WIB

Mabes Polri Bantah Kabar Budi Waseso Dicopot dari Kabareskrim

Mabes Polri Bantah Kabar Budi Waseso Dicopot dari Kabareskrim

News | Rabu, 02 September 2015 | 12:06 WIB

Terkini

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB