Pencopotan Buwas, IPW: Itu Manuver Koruptor di Lingkar Kekuasaan

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 03 September 2015 | 10:20 WIB
Pencopotan Buwas, IPW: Itu Manuver Koruptor di Lingkar Kekuasaan
Pansel Capim KPK saat menerima rekam jejak capim KPK dari Kabareskrim Komjen Budi Waseso. [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, menilai isu pencopotan Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso (Buwas) merupakan bentuk tekanan dari para koruptor yang berada di lingkaran kekuasaan. Sebab menurutnya, isu penggantian Buwas tersebut muncul setelah Bareskrim menggeledah kantor Direktur Utama (Dirut) Pelindo II, RJ Lino, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (28/8/2015) lalu.

"Kalau (bagi) IPW, isu itu (pencopotan Buwas) manuver dari para koruptor yang selama ini mereka sudah berada di zona nyaman, kepentingannya terganggu (dengan) ada masuknya Buwas mengusut kasus korupsi di lingkungan mereka. Banyak kasus korupsi diperiksa Buwas dan Bareskrim geledah, terakhir Pelindo di mana Dirut arogan mempertontonkan ke wartawan dia dekat dengan menteri," kata Neta, saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2015).

Neta bahkan menilai jika pemerintah malah cenderung melakukan kriminalisasi terhadap Buwas yang notabene sebagai penegak hukum yang tengah menyidik kasus besar. Dia pun menyayangkan mengenai isu pencopotan Buwas yang dianggap tidak mendukung pemberantasan korupsi yang tengah gencar dilakukan Polri.

"Mereka bermanuver menggunakan tangan kekuasaan. Sayang, para penguasa cenderung membela mereka, bukan mendukung pemberantasan yang dijalankan Buwas," kata Neta pula.

Sebelum beredar isu pencopotan Budi Waseso, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim diketahui menggeledah kantor Dirut Pelindo II, RJ Lino, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam penggeledahan itu, satu unit harbour mobile crane milik Pelindo II yang dioperasikan di Dermaga 002 Pelabuhan Tanjung Priok, disegel Bareskrim.

Selain itu, kasus tersebut juga diduga terkait dengan kasus dwelling time peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok.

Penggeledahan ruang kerja Lino sendiri kemudian menjadi ramai. Pasalnya, saat terjadi penggeledahan, Lino ditelepon Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil. Lino pun menyampaikan keluhannya ketika itu.

"Come on, Pak. I make this company so rich. Kok malah saya dihukum begini? Nggak fair, Pak. Bapak tolong kasih tahu Presiden deh. Kalau caranya seperti ini, saya berhenti," kata Lino kepada Sofyan dalam percakapan teleponnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Buah Sebut Budi Waseso Tak Layak Dilengserkan

Anak Buah Sebut Budi Waseso Tak Layak Dilengserkan

News | Rabu, 02 September 2015 | 20:21 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×