Menteri Rini Tolak Jelaskan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 03 September 2015 | 13:49 WIB
Menteri Rini Tolak Jelaskan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Menteri BUMN Rini Soemarno rapat dengan Komisi VI DPR, Selasa (30/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menolak menjelaskan hasil rekomendasi pemerintah yang terkait pembangunan kereta cepat atau atau high speed railways (HSR).

Rini meminta media menanyakan perkembangan kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

“Loh tanya ke Pak Menko saja. Kita semua sudah satu suara dengan beliau. Tanya perkembangannya ke Pak menko saja,” kata Rini saat ditemui di kantornya, Kamis (3/9/2015).

Rini menegaskan, pihak pemerintah sudah memiliki satu suara mengenai kereta cepat yang memiliki tarif tiket Rp 200.000 dari Jakarta ke Bandung. "Satu suara kita, satu suara kita karena Pak menko yang akan bicara," ungkapnya.

Seperti diketahui, pada Rabu malam (2/9/2015) para menteri kabinet kerja Jokowi-JK menggelar rapat koordinasi di kantor Kemenko Perekonomian untuk membahas finalisasi pemenang tender pembangunan proyek kereta.

Rapat yang selesai sekitar Pukul 10.00 WIB ini, Darmin mengaku sudah mengantongi rekomendasi yang rencananya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo hari ini Kamis (3/9/3015) atau Senin (7/9/2015).

Sebelumnya, Reuters melansir jika Pemerintah Indonesia diprediksi akan memenangkan Cina dalam proyek pembangunan kereta api cepat pertama di Asia Tenggara. Dua sumber pemerintah mengatakan hal itu.

Sumber itu mengatakan bocoran keputusan kepada Reuters. Mereka yang tidak ingin disebutkan namanya karena alasan keamanan diplomatik itu mengatakan jika kedua sudah melobi pejabat di kementerian terkait untuk menjalani proyek senilai 5 miliar dolar Amerika Serikat itu.

Proyek kereta cepat Indonesia ini disebut sebagai pembuka jalan untuk proyek selanjutnya di Kuala Lumpur Malaysia dan Singapura. Sumber lain mengatakan jika Indonesia ingin membagi rata proyek infrastruktur 'tingkat tinggi'. Sebab Jepang sudah membangun sistem transportasi massal di Jakarta. Selain itu mendapatkan protek pembangkit listrik batu bara.

Proyek kereta api cepat itu akan dibangun dengan jarak 150 km atau 94 mil. Kecepatan kereta mencapat 300 km perjam. Sehingga Jakarta-Bandung bisa ditempuh 38 menit, dari jarak tempuh normal 3 jam menggunakan kereta diesel. Jika proyek ini jadi, Indonesia berharap untuk memperpanjang proyek untuk menghubungkan Jakarta dengan kota Surabaya.

Untuk diketahui Cina meminjamkan uang Cina menawarkan Rp73 triliun pinjaman dengan tenor 50 tahun, dan tingkat bunga 2 persen dalam dolar AS. Sementara Jepang memberikan pinjaman Rp60 triliun dengan tenor 40 tahun, dan tingkat bunga 0,1 persen dalam yen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Keunggulan Kereta Cepat Cina dan Jepang Versi Menko Darmin

Ini Keunggulan Kereta Cepat Cina dan Jepang Versi Menko Darmin

News | Rabu, 02 September 2015 | 23:59 WIB

Soal Proyek Kereta Cepat, Menhub: Mahal Juga Nggak Masalah

Soal Proyek Kereta Cepat, Menhub: Mahal Juga Nggak Masalah

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 19:29 WIB

Menko Perekonomian Kebut Pembahasan Tender Kereta Cepat

Menko Perekonomian Kebut Pembahasan Tender Kereta Cepat

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 17:12 WIB

Pengumuman Pemenang Tender KA Cepat Molor, Ini Penjelasan Darmin

Pengumuman Pemenang Tender KA Cepat Molor, Ini Penjelasan Darmin

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 19:15 WIB

Cina Melobi Terus Agar Menang Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung

Cina Melobi Terus Agar Menang Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 19:03 WIB

Cina Bangun Rel Kereta Cepat di Perbatasan Korut

Cina Bangun Rel Kereta Cepat di Perbatasan Korut

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 18:41 WIB

Indonesia Pilih Cina Bangun Kereta Cepat?

Indonesia Pilih Cina Bangun Kereta Cepat?

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 16:50 WIB

Bahas Kereta Cepat, Dubes Cina Temui Rizal Ramli

Bahas Kereta Cepat, Dubes Cina Temui Rizal Ramli

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 15:21 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×