Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.496,891
LQ45 639,675
Srikehati 310,959
JII 394,346
USD/IDR 17.690

Pengumuman Pemenang Tender KA Cepat Molor, Ini Penjelasan Darmin

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 31 Agustus 2015 | 19:15 WIB
Pengumuman Pemenang Tender KA Cepat Molor, Ini Penjelasan Darmin
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Suara.com/Doddy Rosadi)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan kenapa penentuan pemenang tender proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang semula direncanakan diputuskan hari ini, Senin (31/8/2015), ditunda.

Darmin mengatakan penundaan terjadi lantaran tim penilaian proposal dua negara yang mengajukan diri membangun proyek, Cina dan Jepang, masih menyusun draft penyimpulan akhir sebelum dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Tadinya mau rapat ditingkat menteri. Tapi saya pikir, menterinya saja belum tahu, draft-nya belum dibagikan karena masih disusun, masa udah mau rapat saja. Nah, jadi ditunda dulu. Kita bagikan dulu materinya ke para menteri terkait dan beri waktu untuk dipelajari, baru kita rapatkan,” kata Darmin di Jakarta, Senin (31/8/2015).

Darmin menjelaskan hari ini para pejabat eselon I kementerian masih membahas hasil penilaian Boston Consulting Group. Boston Consulting Group adalah konsultan proyek kereta cepat.

“Kalau sudah, kita pasti akan langsung sampaikan ke Presiden. Hari Rabu nantilah kita ke sana,” katanya.

Selain karena draft penilaian masih disusun, penundaan pengumuman pemenang tender proyek, juga harus melalui koordinasi agar menteri-menteri terkait bisa mendapat gambaran yang jelas mengenai hasil studi setiap peserta tender. Darmin berharap keputusan final bisa diselesaikan pekan ini.

“Lusa atau Rabu, kami harapkan untuk bisa menyimpulkan hasil studi yang sudah lengkap. Kami akan sampaikan hasilnya itu ke Presiden untuk penunjukan,” katanya.

Dalam penawaran, Jepang menawarkan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 200 kilometer nanti bisa ditempuh sekitar 34 menit. Sedangkan Cina menawarkan hal yang sama, namun dari segi pembiayaan, tidak memakai APBN yang terbilang lebih murah dari Jepang sekitar 5,5 miliar dolar AS dan Jepang 6,2 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cina Melobi Terus Agar Menang Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung

Cina Melobi Terus Agar Menang Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 19:03 WIB

Cina Bangun Rel Kereta Cepat di Perbatasan Korut

Cina Bangun Rel Kereta Cepat di Perbatasan Korut

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 18:41 WIB

Indonesia Pilih Cina Bangun Kereta Cepat?

Indonesia Pilih Cina Bangun Kereta Cepat?

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 16:50 WIB

Bahas Kereta Cepat, Dubes Cina Temui Rizal Ramli

Bahas Kereta Cepat, Dubes Cina Temui Rizal Ramli

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 15:21 WIB

Ekonom: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Belum Diperlukan

Ekonom: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Belum Diperlukan

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 20:55 WIB

Cina Yakin Menang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Cina Yakin Menang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 18:33 WIB

Terkini

Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara Jadi Ruang UMKM Tumbuh di HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara Jadi Ruang UMKM Tumbuh di HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Bogor | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Karhutla Meluas, 50 Hektare Lahan Gambut di OKI Terbakar

Karhutla Meluas, 50 Hektare Lahan Gambut di OKI Terbakar

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Kuasa Hukum Febrie Klaim Temukan 30 Pelanggaran Prosedur Penyidikan Kejagung

Kuasa Hukum Febrie Klaim Temukan 30 Pelanggaran Prosedur Penyidikan Kejagung

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Dari Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Desa Lewat Semarak Merah Putih

Dari Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Desa Lewat Semarak Merah Putih

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik

Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!

Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:09 WIB

BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara

BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara

Bekaci | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:07 WIB

BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh

BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga

Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa

Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa

Kalbar | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:04 WIB

×