Perbedaan Budi Waseso dan Anang Iskandar Versi Kompolnas

Siswanto

Jum'at, 04 September 2015 | 17:42 WIB
Perbedaan Budi Waseso dan Anang Iskandar Versi Kompolnas
Anang Iskandar. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Komisaris Jenderal Budi Waseso tiba-tiba digeser dari jabatan Kepala Bareskrim ke Badan Nasional Narkotika di tengah upaya mengusut dugaan kasus korupsi yang terjadi di PT. Pelindo II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kemudian posisinya diganti Komisaris Jenderal Anang Iskandar yang sebelumnya memimpin BNN.

Apa tanggapan anggota Kepolisian Nasional Hamidah Abdurrahman mengenai sosok kedua perwira tinggi itu? Menurut Hamidah mereka sama-sama mempunyai pengalaman dalam menangani kasus-kasus hukum kelas berat.

"Cuma profile-nya saja yang berbeda, tapi sama-sama komit kok mas," kata Hamidah saat dihubungi Suara.com, Jum'at (4/9/2015).

Yang berbeda lagi dari kedua perwira tinggi, menurut Hamidah, gaya komunikasi mereka.

"Kalau Pak Buwas lebih ceplas ceplos dia," ujarnya. 

Hamidah berharap Anang Iskandar bisa meneruskan proses penanganan dugaan kasus korupsi yang sekarang sedang ditangani Bareskrim.

"Kalau bisa sih menyelesaikan secara tuntas semua masalah, yang Pak Buwas sudah lakukan, seperti Pelindo, Pertamina Foundation," katanya. "Jangan sampai mandek, harus bisa diteruskan sampai selesai."

Hamidah mengatakan kalau Anang Iskandar tidak bisa bekerja sesuai harapan, nanti Kompolnas akan mengevaluasinya.

"Kami akan mengevaluasi lagi jika memang tidak sesuai dengan yang diharapkan," ujarnya.

Mutasi jabatan tersebut disayangkan banyak pihak, apalagi salah satu alasannya karena Budi Waseso dianggap membuat gaduh perekonomian. Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan juga sangat menyesalkan.

Trimedya menyebut mutasi jabatan ini bermuatan politis untuk mengamankan bisnis di lingkaran kekuasaan.

"Ya memang kasusnya ini muatan politis, jadi mutasi Buwas bukan mutasi biasa tapi mutasi ini akibat dari penanganan sebuah perkara ya Buwas korban kekuasaan pusat-pusat bisnis," kata Trimedya.

Trimedya juga menyesalkan sikap para pimpinan Polri yang terkesan pasrah dengan pergantian Budi.

"Kita menyayangkan tidak ada pembelaan dari Polri, karenanya Buwas korban dari penanganan kasus Pelindo," kata dia. (Nur Habibie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Santai Saja Tanggapi Budi Waseso Dipindah ke BNN

KPK Santai Saja Tanggapi Budi Waseso Dipindah ke BNN

News | Jum'at, 04 September 2015 | 17:04 WIB

Budi Waseso Digeser ke BNN, Ini Tanggapan Kompolnas

Budi Waseso Digeser ke BNN, Ini Tanggapan Kompolnas

News | Jum'at, 04 September 2015 | 16:15 WIB

Terkini

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:20 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:24 WIB

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:23 WIB

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:19 WIB

Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!

Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:18 WIB

Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa

Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB