Sadis, Bocah Perempuan 3,5 Tahun Dianiaya Ibu Kandung

Laban Laisila

Sabtu, 05 September 2015 | 17:31 WIB
Sadis, Bocah Perempuan 3,5 Tahun Dianiaya Ibu Kandung
Ilustrasi.[shutterstock]

Suara.com - Sungguh sadis, seorang ibu kandung tega menganiaya darah dagingnya sendiri hingga mengakibatkan lebam. Hal ini terjadi di Desa Soca, Badran, Slogohimo, Wonogiri, Jawa Tengah.

Balita berinisial ANA disiksa ibu kandungnya, SR, saat suaminya, sedang bekerja. Akibat penyiksaan itu membuat bocah berumur 3,5 tahun ini mengalami lebam dibagian matanya. Kejadian itu sudah berlangsung sejak lama.

Namun baru terbongkar saat salah seorang warga, saksi mata, ingin mengantarkan kue ulang tahun ke cucunya. Saat melintas di depan rumah pelaku, saksi mata warga setempat Sartono, melihat korban menangis.

"Saya tanya ibunya kenapa muka (korban) lebam hanya menjawab karena terjatuh," kata saksi mata, Sartono, ketika di temui wartawan di Desa Soca, Wonogiri, Sabtu (5/9/2015).

Mendengar pengakuan ibunya tersebut tidak lantas membuat lelaki yang juga ketua RT itu percaya. Dia bersama warga lantas datang dan mengamankan korban dari pelaku.

Kemudian untuk mengetahui secara pasti luka lebam di matanya tersebut, ANA dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum. Belakangan baru diketahui kalau luka lebam itu akibat penganiayaan.

Sementara saat ini bocah tersebut di rawat oleh kakak ipar pelaku, Jaimin (46). Menurut Jaimin, kondisi korban kini sudah berangsur membaik pascapenganiayaan yang dilakukan oleh ibu kandungannya itu.

"Sudah membaik kondisinya sekarang. Bicaranya nggak jelas. Kadang kalau ramai (banyak orang yang datang) takut. Karena trauma pascakejadian (penganiayaan) itu," kata Jaimin.

Kapolres Wonogiri, AKBP Windro Akbar Panggabean menambahkan, ANA merupakan anak kandung SR dengan suami pertamanya.

Pada waktu hamil muda, SR ditinggal suaminya hingga melahirkan. Kemudian anaknya tersebut diadopsi oleh suami kedua pelaku.

SR disebut-sebut kerap teringat kembali saat dirinya hamil muda ditinggal suaminya. Sehingga kekesalan itu dilampiaskan kepada putrinya dan berujung penganiayaan.

 "Perbuatan itu dilakukan tanpa sepengetahuan suminya. Karena selalu dilakukan saat suaminya berangkat kerja," paparnya. (Labib Zamani)

BACA BERITA MENARIK LAINNYA:

Memalukan, Perempuan Ini Tertangkap Sedang Masturbasi di SPBU

Ivan Gunawan Menikah Tahun Depan

Modus Pencurian Ini Intai Pengunjung Restoran di Jakarta

Main Game Online 22 Hari, Rustam Akhirnya Tewas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yohana: Di Australia, Anak Diajari Tak Mudah Dibujuk Orang Asing

Yohana: Di Australia, Anak Diajari Tak Mudah Dibujuk Orang Asing

News | Minggu, 02 Agustus 2015 | 18:49 WIB

Belajar dari Kasus Angeline, Ini Rencana Kemensos

Belajar dari Kasus Angeline, Ini Rencana Kemensos

News | Kamis, 23 Juli 2015 | 04:30 WIB

Ibu TSK Penggergaji Anak di Cipulir Resmi Ditahan

Ibu TSK Penggergaji Anak di Cipulir Resmi Ditahan

News | Rabu, 15 Juli 2015 | 14:19 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×