Buwas Ogah Tanggapi DPR Panggil Kapolri Soal Pencopotan

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 08 September 2015 | 15:16 WIB
Buwas Ogah Tanggapi DPR Panggil Kapolri Soal Pencopotan
Kepala BNN Budi Waseso (tengah berpeci). [suara.com/Erik Tanjung]

Suara.com - Komisaris Jenderal Budi Waseso‎ enggan menanggapi langkah DPR memanggil Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk minta penjelasan soal kenapa Budi Waseso dimutasi dari Bareskrim ke BNN, Selasa (8/9/2015).

"Tidak ada (tanggapan), sekarang saya sudah jadi Kepala BNN. Kepala Bareskrim sudah saya serahkan ke pejabat yang baru. Jadi saya mau konsen dengan kerjaan yang baru," kata Budi Waseso usai pelantikan di gedung BNN, Jalan M. T. Haryono, Cawang, Jakarta Timur.

Fokus Budi Waseso sekarang ialah mengenali tempat baru secara lebih mendalam sehingga bisa bekerja lebih mantap.

"Saya kenali dulu pekerjaan, melihat kekuatan di internal dan bersih-bersih dulu," ujarnya.

Nanti, Budi Waseso akan fokus pada persoalan rehabilitasi pengguna narkotika.

Ia akan mengkaji ulang kebijakan rehabilitasi tersebut supaya tidak menjadi celah bagi para pengedar untuk memanfaatkannya sehingga tidak menimbulkan jera bagi para pengedar.

"Saya belum lihat keseluruhannya, tentunya ini akan kami evaluasi. Yakin lah saya akan bekerja dengan baik," kata dia.

Sementara itu, rapat Komisi III dan Kapolri menghasilkan keputusan mendorong pembentukan panitia khusus untuk mengungkap dugaan korupsi yang terjadi di PT. Pelindo II.

"Dalam rangka untuk mendorong penuntasan kasus Pelindo II, Komisi III DPR RI akan membentuk pansus," kata pimpinan rapat Trimedya Panjaitan.

Pansus dibentuk karena ada informasi yang menyebutkan Budi Waseso dimutasi karena menyidik kasus dugaan korupsi di Pelindo II. Mutasi tersebut atas intervensi orang kuat dan berkuasa.

Agar kasus serupa tak terulang, Komisi III meminta Polri untuk memutasi seseorang sesuai prosedur dengan tetap mengedepankan penempatan yang tepat supaya Polri dapat profesional.

"Komisi III meminta Kapolri agar dalam proses dan prosedur mutasi di lingkungan Polri dilakukan secara terencana, objektif, prosedural, akuntabel serta sesuai dengan prinsip legalitas, keadilan, transparan dan bebas KKN dengan mengedepankan penempatan pejabat yang tepat pada jabatan yang tepat sehingga terwujudnya personil Polri yang profesional dan bermoral," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buwas Ajak TNI Berantas Narkoba

Buwas Ajak TNI Berantas Narkoba

News | Selasa, 08 September 2015 | 13:51 WIB

Kepada DPR, Kapolri: Pencopotan Budi Waseso Sesuai Aturan

Kepada DPR, Kapolri: Pencopotan Budi Waseso Sesuai Aturan

News | Selasa, 08 September 2015 | 13:11 WIB

Budi Waseso Resmi Jadi Kepala BNN

Budi Waseso Resmi Jadi Kepala BNN

Foto | Selasa, 08 September 2015 | 12:08 WIB

Budi Waseso Tak Dilantik Jokowi, Ini Penjelasan Kapolri

Budi Waseso Tak Dilantik Jokowi, Ini Penjelasan Kapolri

News | Selasa, 08 September 2015 | 11:27 WIB

Jadi Kepala BNN, Buwas Salah Ucap Sumpah Jabatan Sampai Tiga Kali

Jadi Kepala BNN, Buwas Salah Ucap Sumpah Jabatan Sampai Tiga Kali

News | Selasa, 08 September 2015 | 11:00 WIB

Di Bawah Presiden Jokowi, Kepala BNN Budi Waseso Dilantik Kapolri

Di Bawah Presiden Jokowi, Kepala BNN Budi Waseso Dilantik Kapolri

News | Selasa, 08 September 2015 | 10:14 WIB

Terkini

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:46 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa

Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:42 WIB

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:39 WIB

Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi

Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:37 WIB

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:29 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:16 WIB

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB