Polri: OPM Kelompok Jeffrey Bantah Sandera Dua WNI

Siswanto, Erick Tanjung

Kamis, 17 September 2015 | 21:14 WIB
Polri: OPM Kelompok Jeffrey Bantah Sandera Dua WNI
Ilustrasi anggota polisi (Antara/Pradita Utama)

Suara.com - Organisasi Papua Merdeka kelompok Jeffrey membantah informasi yang menyebutkan anggotanya menyandera dua warga negara Indonesia, Sudirman (28) dan Badar (20), di perbatasan Papua Nugini.

"Selama ini diduga pelaku yaitu JP (Jeffrey) sudah dihubungi Kapolda Papua, dia membantah. Dia tidak terlibat dan tidak tahu menahu soal penyanderaan itu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Suharsono di Mabes Polri, Kamis (17/9/2015).

Sebaliknya, kata Suharsono, Jeffrey malah bersedia membantu aparat pemerintah Indonesia mencari dua warga yang disandera.

"Bahkan dia (Jeffrey) akan membantu mencari keberadaan dua WNI yang disandera itu untuk dikembalikan," ujarnya.

Suharsono menambahkan berdasarkan informasi yang diperoleh Polda Papua, penyandera dua WNI diduga merupakan orang Indonesia.

Pemerintah, katanya, telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan Papua Nugini untuk membantu menemukan pelaku dan dua WNI yang disandera.

"Kelompoknya (pelaku) juga diperkirakan oang Indonesia. Dirjen Luar Negeri dan Army PNG telah menemukan camp para pelaku kemarin Rabu (16/9), namun para pelaku sudah berpindah tempat. Army dan masyarakat setempat melakukan pencarian," katanya.

Dalam operasi pencarian dua WNI, pemerintah Indonesia mengerahkan kekuatan TNI dan Polri. Sampai hari ini, pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas di Papua Nugini.

"‎Semua kekuatan dikerahkan, cuma itu kan di wilayah PNG, jadi kami menunggu otoritas sana," katanya.
Sudirman dan Badar merupakan dua warga yang bekerja sebagai penebang kayu untuk perusahaan yang berlokasi di Skofro, Distrik Keerom.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan sekelompok orang bersenjata yang menyandera mereka pada Jumat (11/9/2015) merupakan OPM dari kelompok Jeffrey.

Kedua WNI disandera setelah terjadi kasus penyerangan. Mereka dibawa ke Skouwtiau, Vanimo, Papua Nugini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Papua Nugini Utus Pejabat Pimpin Operasi Pembebasan 2 WNI

Papua Nugini Utus Pejabat Pimpin Operasi Pembebasan 2 WNI

News | Kamis, 17 September 2015 | 16:08 WIB

Wiranto Minta Pemerintah Bertindak Tegas Terhadap Penyandera WNI

Wiranto Minta Pemerintah Bertindak Tegas Terhadap Penyandera WNI

News | Rabu, 16 September 2015 | 16:15 WIB

Fahri: Jokowi Perlu Sering ke Papua karena Punya Pesawat Khusus

Fahri: Jokowi Perlu Sering ke Papua karena Punya Pesawat Khusus

News | Rabu, 16 September 2015 | 16:00 WIB

Menkopolhukam Bantah Penyandera WNI di Papua Nugini OPM

Menkopolhukam Bantah Penyandera WNI di Papua Nugini OPM

News | Rabu, 16 September 2015 | 13:37 WIB

Penyanderaan 2 WNI, Indonesia Tunggu Kabar dari Papua Nugini

Penyanderaan 2 WNI, Indonesia Tunggu Kabar dari Papua Nugini

News | Rabu, 16 September 2015 | 13:10 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×