Hanya Tiga Elang Jawa Ditemukan di Merapi

Ardi Mandiri

Minggu, 20 September 2015 | 00:13 WIB
Hanya Tiga Elang Jawa Ditemukan di Merapi
Ilustrasi Merapi

Suara.com - Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) hanya menemukan tiga ekor Elang Jawa di area hutan lereng gunung tersebut.

"Setelah seminggu melakukan pemantauan satwa Elang Jawa, kami hanya menemukan tiga ekor saja. Satu pasang di Bukit Plawangan, Kabupaten Sleman dan sisanya berada di daerah Deles, Klaten, Jawa Tengah," kata Kepala Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Edy Sutiyarto di Sleman, Sabtu.

Menurut dia, dalam pemantauan tersebut pihaknya mengerahkan sebanyak 25 orang petugas yang dibagi menjadi tujuh tim untuk melakukan penyisiran secara bersama-sama.

"Kami hanya berhasil menemukan tiga ekor Elang Jawa. Satu pasang jantan dan betina di Plawangan, dan satu lagi di Deles. Yang di Deles, belum tahu jenis kelaminnya," katanya.

Ia mengatakan, pemantauan yang dilakukan tersebut, tidak hanya dengan cara penyisiran di hutan secara langsung. Namun juga mengumpulkan informasi-informasi dari warga setempat.

"Jumlah ini menunjukkan bahwa populasi Elang Jawa di TNGM tidak berubah sejak 2014. Padahal, satwa ini merupakan kunci yang harus ditingkatkan sebanyak sepuluh persen setiap lima tahun," katanya.

Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan TNGM Dhany Suryawan, menambahkan pemantauan pada 2015 ini memang dipilih pada September ini.

"Pemantauan sengaja dilakukan pada September karena saat ini masanya migrasi satwa Elang," katanya.

Ia mengatakan, sulitnya satwa endemik Merapi ini bertambah karena memang mempunyai sifat yang sensitif. Ketika bertelur misalnya, ada sedikit gangguan saja besar kemungkinan tidak akan berhasil menetas.

"Padahal dalam setahun hanya menghasilkan satu telur saja. Belum lagi ketika ada monyet yang mengambilnya. Memang cukup sulit untuk meningkatkan jumlah populasinya," katanya.

Menurut dia, tiga ekor Elang Jawa ini juga kemungkinan besar memang mereka yang sudah lama tinggal. Bukan dari burung yang bermigrasi.

Di Merbabu, Elangnya tidak bermigrasi ke Merapi. Karena kebakarannya yang terjadi di sana, hanya di atas saja. Tidak sampai bawah," katanya.

Dhany mengatakan, meski demikian, pihaknya akan tetap berupaya untuk meningkatkan populasi dari satwa kunci ini. Salah satunya dengan menjaga ekosistem yang ada, terutama hewan-hewan mangsa.

"Karena peningkatan populasi satwa kunci ini, merupakan salah satu indikator keberhasilan taman nasional," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Elang Jawa Tak Terusik Kebakaran di Merapi dan Merbabu

Tiga Elang Jawa Tak Terusik Kebakaran di Merapi dan Merbabu

News | Selasa, 25 Agustus 2015 | 17:03 WIB

Keadaan Gunung Merapi Usai Terjadi Gempa Guguran

Keadaan Gunung Merapi Usai Terjadi Gempa Guguran

News | Selasa, 11 Agustus 2015 | 13:31 WIB

Mbah Rono: Erupsi Merapi Seperti 2010 Butuh Energi Besar

Mbah Rono: Erupsi Merapi Seperti 2010 Butuh Energi Besar

News | Kamis, 06 Agustus 2015 | 14:26 WIB

Perbedaan Letusan Raung, Merapi dan Sinabung

Perbedaan Letusan Raung, Merapi dan Sinabung

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 13:43 WIB

Terkini

Hanya Ingin Mendidik! Pembelaan Guru SD yang Viral Cubit Puluhan Kali Siswa Tak Hafal Asmaul Husna

Hanya Ingin Mendidik! Pembelaan Guru SD yang Viral Cubit Puluhan Kali Siswa Tak Hafal Asmaul Husna

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:06 WIB

Omzet Rp5 Juta ke Rp100 Juta Per Hari, Inilah Kisah Mitra AgenBRILink di Tulungagung

Omzet Rp5 Juta ke Rp100 Juta Per Hari, Inilah Kisah Mitra AgenBRILink di Tulungagung

Bri | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial

Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak

Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing

Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Jelang Salat Jumat, Prabowo Goda PKS Minta Izin Lanjut Pidato 7 Menit

Jelang Salat Jumat, Prabowo Goda PKS Minta Izin Lanjut Pidato 7 Menit

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa

Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:49 WIB

PDIP Berharap Tak Ditinggalkan dalam Pembahasan RUU Pemilu

PDIP Berharap Tak Ditinggalkan dalam Pembahasan RUU Pemilu

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Surya Paloh Soal Pidato Prabowo, Optimisme Harus Disertai Realisasi dan Public Trust

Surya Paloh Soal Pidato Prabowo, Optimisme Harus Disertai Realisasi dan Public Trust

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Capai 5,8 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung

Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Capai 5,8 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:45 WIB

×