Tiga Elang Jawa Tak Terusik Kebakaran di Merapi dan Merbabu

Siswanto

Selasa, 25 Agustus 2015 | 17:03 WIB
Tiga Elang Jawa Tak Terusik Kebakaran di Merapi dan Merbabu
Gunung Merapi [Antara/Suranto PMI Pakem]

Suara.com - Kebakaran di lereng Gunung Merapi sisi barat Megelang serta Gunung Merbabu dipastikan tidak mengganggu habitat burung elang Jawa (Spizaetus Bartelsi).

"Ya kemarin kan memang ada kebakaran hutan di wilayah TNGM sisi lereng Magelang dan di Gunung Lawu, tapi nggak mempengaruhi kok, karena lokasinya kan jauh dari habitat elang Jawa yang berada di Plawangan dan Tegalmulyo," ujar Koordinator Pengendalian Ekosistem Hutan Taman Nasional Gunung Merapi, Irwan Yuniatmoko, Selasa (25/8/2015).

Meski demikian, petugas akan tetap melakukan pengamatan populasi serta penyebaran burung elang Jawa pada hari Minggu nanti.

Irwan menambahkan saat ini jumlah burung elang Jawa yang berada di kawasan Gunung Merapi tinggal ada tiga ekor.

"Sekarang jumlahnya ada tiga, satu pasang di Plawangan dan satu ekor jantan di Tegalmulyo," kata Irwan.

Lebih jauh, Irwan mengatakan awal tahun 2014 petugas mendeteksi sepasang elang Jawa bersarang di Plawangan, namun sampai sekarang belum bisa dipastikan apakah burung langka tersebut sudah bertelur atau belum.

"Dari pengamatan memang sudah bersarang, tapi kita belum berani pastikan bertelur atau tidaknya, karena elang jawa ini kan sangat sensitif sekali, jadi kita tidak berani mendekat, tapi minggu depan TNGM kerja sama dengan komunitas pengamat burung Yogyakarta akan melakukan aktivitas, populasi dan sebaran elang jawa ini," ujar Irwan.

Sementara itu dari Solo, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan kebakaran hutan gunung yang terjadi di Pulau Jawa akhir-akhir ini karena ulah tangan jahil manusia, bukan karena faktor alam.

"Kebakaran hutan di gunung ini bukan karena alam. Tapi karena aktivitas para pendaki yang kurang hati-hati atau ceroboh," kata Sutopo kepada wartawan di kampus Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Solo.

Menurut Sutopo tahun ini ada hutan di enam gunung di Pulau Jawa yang terbakar, yakni Gunung Lawu, Gunung Merbabu, Gunung Ceremai, Gunung Sumbing, Gunung Kawi, dan Gunung Slamet.

Dia mengatakan intensitas kebakaran hutan yang terjadi di enam gunung ini cukup besar. Hal tersebut karena banyak daun, ranting pohon yang kering dan mudah terbakar.

"Medan yang sangat sulit membuat proses pemadaman terganggu. Mobil pemadam yang dikerahkan tidak bisa menjangkau kebakaran tersebut," kata dia.

Meski demikian, pihaknya terus meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah masing-masing yang dekat lokasi kebakaran hutan untuk terus berusaha memadamkan.

Karena jika tidak segera dipadamkan api akan merembet ke lahan lain yang lebih besar. Disamping itu juga mengerahkan petugas pemadam dengan menggunakan water bombing melalui holikopter serta melakukan hujan buatan.

"Sebenarnya bencana kebakaran hutan di gunung pada musimkemarau ini tidak hanya di Jawa saja, hampir merata di Indonesia, seperti Bali, Sumatera, Kalimantan, Riau, dan Nusa Tenggara Timur," katanya.

Lebih jauh, Sutopo menambahkan kebakaran hutan di musim kemarau dapat merugikan ekonomi. Pasalnya, dari pengalaman tahun lalu kebakaran hutan ini telah merugikan ekonomi Indonesia mencapai Rp20 triliun. (Labib Zamani/Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran di Lereng Merbabu Makin Sulit Dipadamkan

Kebakaran di Lereng Merbabu Makin Sulit Dipadamkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 01:05 WIB

Petugas dan Relawan Kesulitan Padamkan Kebakaran Gunung Merbabu

Petugas dan Relawan Kesulitan Padamkan Kebakaran Gunung Merbabu

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 20:56 WIB

Kebakaran Gunung Merbabu

Kebakaran Gunung Merbabu

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 09:49 WIB

Kebakaran di Lereng Merbabu Masuki Hari Ketiga

Kebakaran di Lereng Merbabu Masuki Hari Ketiga

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 08:44 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×