Keadaan Gunung Merapi Usai Terjadi Gempa Guguran

Siswanto

Selasa, 11 Agustus 2015 | 13:31 WIB
Keadaan Gunung Merapi Usai Terjadi Gempa Guguran
Guguran material di Gunung Merapi, Selasa (11/8/2015) [repro/suara.com/WIta Ayodhyaputri)

Suara.com - Status Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah, siang ini, terpantau normal pascaguguran material atau gempa guguran pagi tadi.

"Gempa guguran yang terjadi di Merapi tadi itu adalah gempa guguran kecil 1,5 amplitudo, selama dua menit dan mengarah ke hulu Kali Lamat," kata Kepala Seksi Gunung Merapi, Kusdaryanto.

Kusdaryanto menambahkan gempa guguran bersumber dari bawah kubah lava tahun 1998 dengan jarak luncur 900 meter.

Kusdaryanto mengatakan guguran tersebut terjadi karena kondisi yang kering dan material tersebut rapuh sehingga mengalami guguran dan meluncur ke bawah.

"Ini guguran biasa, tidak berpengaruh pada aktifitas maupun status Merapi, saat ini status Merapi tetap aktif normal," kata Kusdaryanto.

Kusdaryanto menambahkan guguran semacam itu merupakan hal biasa, bahkan dalam satu minggu terakhir sudah beberapa kali terjadi guguran.

"Dalam minggu ini saja sudah terjadi 20 kali guguran dan tujuh kali gempa tektonik, semua itu masih normal, guguran tadi pagi bukan termasuk guguran yang besar," kata Kusdaryanto.

Kusdaryanto juga mengatakan guguran tersebut tidak berdampak pada pendakian, sebab guguran tersebut tidak mengarah pada jalur pendakian, melainkan mengarah pada hulu Kali Lamat.

Meskipun demikian, Kusdaryanto mengatakan jalur pendakian yang direkomendasikan adalah dari arah New Selo dan pendakian tetap hanya diperbolehkan sampai Pasar Bubar dan tidak boleh sampai puncak Merapi, sebab material yang berada di sekitar puncak Merapi adalah material lepas dan labil sehingga sangat mungkin terjadi longsor di sekitar puncak. (WIta Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perbedaan Letusan Raung, Merapi dan Sinabung

Perbedaan Letusan Raung, Merapi dan Sinabung

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 13:43 WIB

Juru Kunci: Pendaki Merapi Wajib Jaga Etika

Juru Kunci: Pendaki Merapi Wajib Jaga Etika

News | Kamis, 21 Mei 2015 | 06:58 WIB

Jenazah Eri Yunanto Dimakamkan Selasa Malam

Jenazah Eri Yunanto Dimakamkan Selasa Malam

News | Selasa, 19 Mei 2015 | 23:13 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Nike Air Jordan Ori dan KW untuk Dapatkan Sepatu Asli

7 Cara Membedakan Nike Air Jordan Ori dan KW untuk Dapatkan Sepatu Asli

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:27 WIB

DKI Siapkan LPDP untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kuliah ke Luar Negeri Mulai 2027

DKI Siapkan LPDP untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kuliah ke Luar Negeri Mulai 2027

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Review Film Colony: Teror Zombi Cerdas dengan Naluri Koloni Semut

Review Film Colony: Teror Zombi Cerdas dengan Naluri Koloni Semut

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:20 WIB

YLKI Ingatkan Aplikasi Ojol Tak Pindahkan Beban Biaya Platform ke Konsumen

YLKI Ingatkan Aplikasi Ojol Tak Pindahkan Beban Biaya Platform ke Konsumen

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Honda Siapkan Sederet Mobil Hybrid Baru Lawan Toyota: Ada CR-V

Honda Siapkan Sederet Mobil Hybrid Baru Lawan Toyota: Ada CR-V

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Sharp Dorong Teknologi Berkelanjutan, Ajak Anak Muda Lebih Bijak Gunakan Produk Elektronik

Sharp Dorong Teknologi Berkelanjutan, Ajak Anak Muda Lebih Bijak Gunakan Produk Elektronik

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Terbukti Pungli dan Tipu Jemaah Badal Haji, Izin KBIHU Al-Fatah Dicabut!

Terbukti Pungli dan Tipu Jemaah Badal Haji, Izin KBIHU Al-Fatah Dicabut!

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Pembukaan Bulan Bakti Karang Taruna, Wamensos Ajak Sukseskan Perlinsos

Pembukaan Bulan Bakti Karang Taruna, Wamensos Ajak Sukseskan Perlinsos

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Canggih Bisa Ngecas Sambil Jalan! Honda Kenalkan Teknologi Wireless Charging pada Mobil Listrik

Canggih Bisa Ngecas Sambil Jalan! Honda Kenalkan Teknologi Wireless Charging pada Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Tepis Isu Liar, BGN Pastikan TKP Mayat Diborgol di Kendal Bukan Gedung SPPG

Tepis Isu Liar, BGN Pastikan TKP Mayat Diborgol di Kendal Bukan Gedung SPPG

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:56 WIB

×