Bima Arya Sebut Media Massa di Kota Bogor Jadi Alat Politik

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 September 2015 | 16:41 WIB
Bima Arya Sebut Media Massa di Kota Bogor Jadi Alat Politik
Wali Kota Bogor, Bima Arya. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut media massa di Kota Bogor sudah menjadi alat politik. Begitu juga dengan Organiasasi Masyarakat dan LSM.

Dia mengadu hal itu ke Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. Katanya, dirinya sebagai kepala daerah baru sering mendapatkan tekanan dari LSM, ormas, dan media massa lokal di wilayahnya.

"Saya tidak antikritik namun saat kasus dibesar-besarkan, melebar ke mana-mana ini bisa jadi permainan ormas, LSM, dan media lokal yang menjadi alat politik," kata Bima Arya di sela-sela Rakor Penyerapan Anggaran Jawa Barat di Bandung, Selasa (22/9/2015).

Ia juga menyinggung tentang surat kaleng dari ormas dan media massa lokal yang dijadikan referensi bahan masalah hukum sehingga menimbulkan kegaduhan di daerah.

"Saat datanya valid tidak ada masalah tapi ketika data masih simpang siur ditelusuri, maka itu semacam spekulasi yang kemudian diangkat oleh media lokal, ormas, dan LSM," kata Bima.

Selain itu, orang nomor satu di Kota Bogor itu juga mengakui ketakutan jajarannya di Pemkot Bogor untuk menggunakan anggaran.

"Jadi, para kepala dinas khawatir ada kesalahan sehingga berujung pada pemeriksaan hukum. Kadis-kadis bilang ke saya, kalau bisa semua proses di pusat saja, saking takutnya ada kesalahan," kata dia.

Wali Kota Bandung M Ridwan kepada Menko Polhukam juga mengaku mengalami tekanan dari LSM selama dua tahun menjabat sebagai pemimpin di Kota Bandung.

"LSM yang kerjanya mencari nafkah dengan membuat laporan. Demonya berbayar. Dicari saja Pak karena situasi ini membuat tidak nyaman bagi kami yang tengah mereformasi daerah. Mohon dibantu," ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hana Hikoyabi Raih SK Trimurti Award 2015

Hana Hikoyabi Raih SK Trimurti Award 2015

News | Jum'at, 04 September 2015 | 19:17 WIB

AJI Kecam Pemerintah Jokowi Batasi Akses Jurnalis Asing

AJI Kecam Pemerintah Jokowi Batasi Akses Jurnalis Asing

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 20:16 WIB

Wartawan Sudan Selatan Ditembak Mati

Wartawan Sudan Selatan Ditembak Mati

News | Kamis, 20 Agustus 2015 | 18:58 WIB

Tiga Tanda Jokowi Ingin Batasi Kebebasan Pers

Tiga Tanda Jokowi Ingin Batasi Kebebasan Pers

News | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 08:54 WIB

Presiden Jokowi: Media Jangan Hanya Mengejar Rating

Presiden Jokowi: Media Jangan Hanya Mengejar Rating

News | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 11:09 WIB

Hidupkan Pasal Penghinaan Presiden, Bagir: Tak Masalah Bagi Pers

Hidupkan Pasal Penghinaan Presiden, Bagir: Tak Masalah Bagi Pers

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 14:58 WIB

Fotografer Muda Tewas Mengenaskan di Meksiko

Fotografer Muda Tewas Mengenaskan di Meksiko

News | Senin, 03 Agustus 2015 | 05:42 WIB

RUU Antiterorisme Mesir Batasi Pemberitaan Jurnalis

RUU Antiterorisme Mesir Batasi Pemberitaan Jurnalis

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 15:58 WIB

Jurnalis Al Jazeera Dibebaskan dari Penjara Jerman

Jurnalis Al Jazeera Dibebaskan dari Penjara Jerman

News | Senin, 22 Juni 2015 | 21:20 WIB

Pencabutan Syarat Liputan Pers Asing Dinilai Reaktif

Pencabutan Syarat Liputan Pers Asing Dinilai Reaktif

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 11:30 WIB

Terkini

Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Timnas Indonesia Terancam Satu Grup dengan Raksasa Asia

Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Timnas Indonesia Terancam Satu Grup dengan Raksasa Asia

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DPR: UU Cipta Kerja Tak Diskriminasi Perempuan dalam Perlindungan Lingkungan Hidup

DPR: UU Cipta Kerja Tak Diskriminasi Perempuan dalam Perlindungan Lingkungan Hidup

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Disokong Lift hingga Layar Digital, Sekolah Negeri di Jakarta Bersolek Bak Luar Negeri

Disokong Lift hingga Layar Digital, Sekolah Negeri di Jakarta Bersolek Bak Luar Negeri

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Pemerintah Didesak Tarik Pajak dari Orang Super Kaya Ketimbang UMKM, Potensi Rp 142,2 T per Tahun

Pemerintah Didesak Tarik Pajak dari Orang Super Kaya Ketimbang UMKM, Potensi Rp 142,2 T per Tahun

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

12 Batu Keberuntungan Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna Tersembunyinya

12 Batu Keberuntungan Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna Tersembunyinya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:02 WIB

×