Pembantaian Beruang Madu Saat Idul Qurban Diselidiki

Suwarjono

Jum'at, 25 September 2015 | 16:43 WIB
Pembantaian Beruang Madu Saat Idul Qurban Diselidiki
Ilustrasi Beruang

Suara.com - Protection of Forest dan Fauna (Profauna), sebuah lembaga nirlaba independen yang bergerak di bidang perlindungan hutan dan satwa liar, tengah mendalami sebuah laporan (postingan) di media sosial terkait pembantaian seekor beruang madu.

"Kami menerima laporan dari masyarakat terkait foto pembantaian beruang madu yang diposting di media sosial atas nama RCR. Dalam salah satu foto yang diunggahnya, pada 24 September 2015, RCR dan dua orang pria lain sedang menyembelih seekor beruang madu di sungai," ungkap Ketua Profauna Indonesia, Rosek Nursahid, dihubungi dari Samarinda, Jumat sore.

"Pada postingan tersebut, RCR mencantumkan keterangan 'tangkapan hari ini'. Berdasarkan keterangan pada profil akun di media sosialnya, RCR bekerja di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur," katanya.

Beruang madu kata Rosek Nursahid, merupakan jenis beruang terkecil di dunia.

Saat ini lanjut Rosek Nursahid, populasi beruang madu sudah semakin sedikit akibat perburuan, perdagangan dan berkurangnya habitat (hutan).

"Beruang madu telah dilindungi oleh badan konservasi dunia dan di Indonesia termasuk jenis satwa dilindungi yang tidak boleh diburu atau dibunuh sembarangan, pelakunya bisa diancam pidana penjara 5 tahun dan denda Rp100 juta," ujar Rosek Nursahid.

Pada 2014 tambah dia, Polres Berau menangkap seorang pembunuh beruang madu yang mengunggah foto aktivitasnya sedang menguliti beruang di media sosial.

"Pengguna 'Facebook' bernama Ricky Werang dan kawan-kawannya kemudian berhasil ditangkap oleh kepolisian. Keberhasilan ini tak lepas dari peran masyarakat yang secara aktif memberikan informasi, termasuk kepada Profauna, sehingga mempercepat penyelidikan," ungkap Rosek Nursahid.

Dihubungi terpisah, Koordinator Profauna Borneo, Bayu Sandi mengatakan, sangat menyayangkan terjadinya kembali pembantaian beruang madu tersebut.

"Kami sangat menyayangkan dan mengecam terjadinya kembali pembantaian satwa langka yang dilindungi tersebut. Tahun ini saja, sudah lima kali terjadi pembantaian satwa langka, termasuk penyu dan harimau," ungkap Bayu Sandi.

Profauna Borneo lanjut Bayu Sandi, masih mendalami pembantaian beruang madu yang diduga di lakukan di salah satu tempat di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Kami sudah mengantongi identitas dan nomer telepon salah seorang yang ada di foto yang diunggah di media sosial itu, namun saat dihubungi telepon genggamnya tidak aktif. Kamii masih mendalami dugaan pembantaian beruang madu itu dan akan menelusuri lokasi pasti serta siapa-siapa yang melakukan pembataian tersebut," katanya.

"Jika buktinya sudah cukup, maka kasus ini akan segera kami laporkan ke Polda Kaltim dan BKSDA," ungkap Bayu Sandi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lelaki Ini Kaget, Dua Anak Anjingnya Jadi Beruang Saat Dewasa

Lelaki Ini Kaget, Dua Anak Anjingnya Jadi Beruang Saat Dewasa

News | Sabtu, 04 Juli 2015 | 06:46 WIB

Beri Makan Beruang, Bocah Cina Kehilangan Tangan

Beri Makan Beruang, Bocah Cina Kehilangan Tangan

News | Senin, 20 Oktober 2014 | 02:27 WIB

Gadis Pirang 'Tenteng' Beruang Kutub di Jalanan Tokyo

Gadis Pirang 'Tenteng' Beruang Kutub di Jalanan Tokyo

Video | Minggu, 12 Oktober 2014 | 06:45 WIB

Menggemaskan, Ada Teddy Bear Raksasa Jalan-jalan Naik Corvette!

Menggemaskan, Ada Teddy Bear Raksasa Jalan-jalan Naik Corvette!

Otomotif | Kamis, 11 September 2014 | 21:22 WIB

Masuk ke Permukiman Warga, Beruang Liar Berjalan Seperti Manusia

Masuk ke Permukiman Warga, Beruang Liar Berjalan Seperti Manusia

Video | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 17:33 WIB

 Momen Langka, Beruang Dikeroyok Dua "Bulldog"

Momen Langka, Beruang Dikeroyok Dua "Bulldog"

Video | Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:46 WIB

Cina Bakal Penjarakan Para Pengonsumsi Daging Hewan Langka

Cina Bakal Penjarakan Para Pengonsumsi Daging Hewan Langka

News | Jum'at, 25 April 2014 | 20:55 WIB

Bahaya, Ada Beruang Keliling Kampung di Riau

Bahaya, Ada Beruang Keliling Kampung di Riau

News | Selasa, 08 April 2014 | 15:51 WIB

Terkini

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 21:57 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

×