Usai Tragedi Mina, Banyak Jamaah Haji Indonesia Belum Kembali ke Tenda

Suwarjono

Jum'at, 25 September 2015 | 20:18 WIB
Usai Tragedi Mina, Banyak Jamaah Haji Indonesia Belum Kembali ke Tenda
ruas jalan ke Mina

Suara.com - Kementerian Agama sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji membentuk tim khusus untuk mencari jamaah Indonesia yang menjadi korban tragedi di Jalan 204, Mina, mengingat masih banyak jamaah yang belum kembali ke tenda mereka sejak peristiwa itu.

"Kami terus berupaya mencari korban peristiwa Mina dengan membentuk tim khusus," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah PPIH 1436H/2015M, Arsyad Hidayat, di Mekkah, Arab Saudi, Jumat.

Tim tersebut, lanjut dia, akan menginventaris data jamaah dengan memanfaatkan ketua-ketua kelompok terbang (kloter) yang anggota jamaah mereka melintas di sekitar kejadian pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi.

Selain itu tim tersebut juga akan melakukan penyisiran jamaah Indonesia di rumah-rumah sakit Arab Saudi di Mekkah, dan tempat pemulasaran jenazah di Moeasim.

Sampai Jumat pukul 07.00 WAS, kata Arsyad, sebanyak 225 jamaah belum kembali ke tenda di Mina sejak tragedi Kamis pagi itu.

"Jamaah yang belum kembali ada kemungkinan sebagian kembali ke hotel dimana mereka menginap, karena jarak dari hotel ke Jamarat (tempat lempar jamrah) lebih dekat dibandingkan dengan dari tenda mereka menginap di Mina Jadid," ujar Arsyad.

Jamaah yang belum kembali tersebut berasal dari Kloter 14 embarkasi Batam (BTH 14) sebanyak 14 orang, Kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 49) sebanyak 19 orang, dan Kloter 19 embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 19) sebanyak 192 orang.

Tiga kloter yang jamaahnya belum kembali tersebut rata-rata menginap di sekitar wilayah Syisyah yang jaraknya lebih dekat ke Jamarat dibandingkan dari tenda Maktab mereka di Mina Jadid. Jamaah BTH 14 mendapat tempat di Maktab 1, kemudian jamaah SUB 49 di Maktab 2, dan JKS 61 di Maktan 7.

Jarak antara Mina Jadid ke Jamarat diperkirakan mencapai sekitar tujuh kilometer, sedangkan dari Syisyah ke Jamarat, kurang dari lima kilometer.

"Ada kemungkinan juga mereka tersasar ke tempat lain, sehingga kami mencari ke tempat-tempat yang mungkin menjadi lokasi jamaah tersasar," kata Arsyad.

Lebih jauh ia juga mengatakan sampai Jumat pukul 13.00 WAS ada enam jamaah yang mengalami cidera akibat terinjak-injak pada tragedi Mina itu. Tiga diantara jamaah tersebut dirawat di RS Jizrul Mina yaitu Zulaiha Alam (BTH 14), Ubaid bin Komaruddin (JKS 61), dan Ending bin Rukanda (JKS 61).

Sedangkan tiga lagi dirawat di tempat berbeda yaitu Arninda Idris (BTH 14) di RS King Abdullah, Fadillah Nurdin (BTH 14) dirawat Klinik 107 Makkah, dan Yusniar Abdul Malik (MES 7).

Selain itu, Arsyad juga mengatakan sampai Jumat siang, jumlah jamaah Indonesia yang meninggal tiga orang, dua diantaranya sudah diidentifikasi dan satu masih ditelusuri identitasnya namun dipastikan jamaah tersebut dari Indonesia dari pakaian yang dikenakan.

Dua jamaah yang meninggal adalah Hamid Atwi Tarji Rofia (51 tahun) asal Kelompok terbang (Kloter) Surabaya (SUB) 48, laki-laki, Probolinggo, 3 Mei 1964, Maktab 2, nomor paspor B1467965.

Busyaiyah Sahel Abdul Gafar (50 tahun), perempuan, asal Pontianak, Kalimantan Barat, yang berangkat melalui Kloter 14 embarkasi 14 Batam (BTH 14), Maktab 1, nomor paspor A2708446.

"Kami telah menghubungi keluarga para korban. Sebagai wakil pemerintah, kami turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya para jemaah haji korban peristiwa Mina 1436H/2015M," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon: Penanganan Korban Mina Lambat dan Informasi Tertutup

Fadli Zon: Penanganan Korban Mina Lambat dan Informasi Tertutup

News | Jum'at, 25 September 2015 | 17:37 WIB

Tragedi Mina Terulang, Ketua MPR Desak Saudi Perbaiki yang Salah

Tragedi Mina Terulang, Ketua MPR Desak Saudi Perbaiki yang Salah

News | Jum'at, 25 September 2015 | 16:11 WIB

MPR Dukung Pemerintah Saudi Lakukan Investigasi Tragedi Mina

MPR Dukung Pemerintah Saudi Lakukan Investigasi Tragedi Mina

News | Jum'at, 25 September 2015 | 14:40 WIB

Presiden Jokowi Berharap Tragedi Mina Tidak Terulang

Presiden Jokowi Berharap Tragedi Mina Tidak Terulang

News | Jum'at, 25 September 2015 | 15:54 WIB

TKP Tragedi Mina Sudah Kembali Dilalui Jemaah

TKP Tragedi Mina Sudah Kembali Dilalui Jemaah

News | Jum'at, 25 September 2015 | 13:53 WIB

Pangeran Arab Dituding Jadi Biang Keladi Insiden Mina

Pangeran Arab Dituding Jadi Biang Keladi Insiden Mina

News | Jum'at, 25 September 2015 | 13:00 WIB

Kemlu Imbau Tak Berspekulasi Terkait Tragedi Mina

Kemlu Imbau Tak Berspekulasi Terkait Tragedi Mina

News | Jum'at, 25 September 2015 | 12:52 WIB

Menag Diharapkan Bertindak Cepat Melebihi Otoritas Arab Saudi

Menag Diharapkan Bertindak Cepat Melebihi Otoritas Arab Saudi

News | Jum'at, 25 September 2015 | 11:04 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×