Bikin Semrawut, DPRD DKI Dukung Dishub Panggil Bos Gojek

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 02 Oktober 2015 | 12:51 WIB
Bikin Semrawut, DPRD DKI Dukung Dishub Panggil Bos Gojek
Sepeda motor milik driver Gojek tengah mangkal di Jakarta Selatan [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta mendukung langkah Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta yang berencana memanggil CEO PT. Gojek Indonesia Nadiem Makarim.

Dia akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait banyaknya masyarakat yang mengelukan perilaku sebagian pengemudi Gojek yang mangkal di atas trotoar dan pinggir jalan sehingga mengganggu hak pengguna jalan yang lain.

"Memang jumlah mereka (ojek online) sudah terlalu banyak, ada macam-macam, kan. Gojek, Grabbike, Blu-Jek," ujar anggota DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman, Jumat (2/10/2015).

"Intinya itu karena ketertiban, yang mereka lakukan. Mereka mangkal di jalanan juga kan," Prabowo menambahkan.

Setelah dipanggil oleh Dinas Perhubungan, Prabowo berharap bos Gojek mau menertibkan para pengemudi Gojek.

"Ia (setuju Nadiem dipanggil) biar CEO juga ikut menertibkan. Ini memberikan pelajaran untuk penertiban bagi perusahaan-perusahaan itu," kata Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga berharap pemerintah provinsi segera menerbitkan peraturan tentang keberadaan angkutan berbasis jaringan internet, seperti Gojek.

"Kalau DKI itu bisa keluarkan pergub. Supaya ada kepastian. mereka itu kan nggak ada payung hukum. Jadi sebaiknya dikasih regulasi," kata Prabowo.

Kemarin, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan janji pengusaha ojek berbasis aplikasi internet untuk menjaga ketertiban di jalan tidak dipenuhi. Janjinya, tidak ada pengemudi Gojek yang mangkal di pinggir jalan seperti ojek lama.

"Saya akan panggil nanti si Nadiem. Omongannya sudah tidak sesuai sama apa yang dia bilang waktu promosi Gojek ke kita," ujar Andri.

Andri juga mempertanyakan janji Nadiem ketika promosi dulu: "Gojek tidak akan membuat macet" karena para driver mencari penumpang lewat online.

"Kenyataannya mana? Kan dulu dia sudah gembar-gembor (kita ini pake sistem) online, jadi pengemudinya nunggu di rumah saja. Kalaupun mangkal di jalan lingkungan, bukan di atas trotoar," kata Andri.

Andri menegaskan petugas akan menindaktegas driver Gojek yang mangkal di trotoar dan mangkal di pinggir jalan sehingga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

"Kalau bicara masalah pelanggaran lalu lintas, tidak usah tunggul panggil Nadiem, pengemudi Gojek itu kita tertibkan. Jadi kita pararel saja," kata mantan Camat Jatinegara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DKI Permasalahkan Gojek Mangkal di Trotoar

DKI Permasalahkan Gojek Mangkal di Trotoar

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 12:19 WIB

Driver Gojek Jadi Korban Begal

Driver Gojek Jadi Korban Begal

News | Senin, 21 September 2015 | 15:16 WIB

Anak Korban Kopaja Ugal-ugalan Dijanjikan Beasiswa Sampai Sarjana

Anak Korban Kopaja Ugal-ugalan Dijanjikan Beasiswa Sampai Sarjana

News | Sabtu, 19 September 2015 | 15:45 WIB

Terkini

Sepeda Listrik Berapa Jauh Jarak Tempuhnya? Cek 3 Rekomendasi E-Bike untuk Komuter

Sepeda Listrik Berapa Jauh Jarak Tempuhnya? Cek 3 Rekomendasi E-Bike untuk Komuter

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:52 WIB

Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif

Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif

Malang | Kamis, 10 September 2026 | 15:51 WIB

Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 15:50 WIB

Bedak Two Way Cake Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihannya

Bedak Two Way Cake Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihannya

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:49 WIB

Tiga ASN Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Polisi Buru Pelaku

Tiga ASN Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:45 WIB

Regol Ayom Ditutup demi Pedesterian Malioboro, Rezeki Pedagang dan Tukang Becak Terancam

Regol Ayom Ditutup demi Pedesterian Malioboro, Rezeki Pedagang dan Tukang Becak Terancam

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 15:44 WIB

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

5 Merek Laptop Paling Andal dan Awet untuk Jangka Panjang

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 15:44 WIB

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?

Bekaci | Kamis, 10 September 2026 | 15:43 WIB

Limbah Sabut Kelapa Berpotensi Bikin Jalan Lebih Kuat dan Ramah Lingkungan; Bagaimana Caranya?

Limbah Sabut Kelapa Berpotensi Bikin Jalan Lebih Kuat dan Ramah Lingkungan; Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:39 WIB

Bea Cukai Bakar 44 Juta Rokok Ilegal: Kerugian Negara Rp44 Miliar Terselamatkan

Bea Cukai Bakar 44 Juta Rokok Ilegal: Kerugian Negara Rp44 Miliar Terselamatkan

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 15:37 WIB

×