Desember, Pertina Akan Rombak Komposisi Pelatnas Tinju

Arsito Hidayatullah

Kamis, 08 Oktober 2015 | 21:12 WIB
Desember, Pertina Akan Rombak Komposisi Pelatnas Tinju
Ilustrasi tinju amatir. [Shutterstock/Timofeyev Alexander]

Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) siap merombak komposisi atlet pelatnas SEA Games dan Asian Games pada Desember 2015.

Ketua Bidang Teknik dan Kepelatihan PP Pertina, John Amanupunyo yan dihubungi dari Makassar, Kamis, mengatakan pihaknya sebenarnya sudah siap melakukan pergantian atlet saat ini namun belum bisa dilakukan karena melanggar aturan Satlak Prima.

"Satlak Prima baru mengizinkan perombakan atlet pada Desember nanti dan tentu harus kita ikuti. Kami sudah memiliki nama yang kemungkinan kita ganti dengan atlet yang lain," jelasnya.

Untuk saat ini, kata dia, skuad pelatnas masih dihuni tujuh petinju antara lain Mario Kali (NTT/52kg putra), Julio Bria (Bali/56kg), Kornelis Kwangu (Bali/kelas 48kg), dan Farrand Papendang (Papua Barat/kelas 60kg).

Sementara untuk petinju putri diisi Angelina Nis (NTT), Beatrik Suguro (Kalsel/48kg), dan Cristina Jembay (Papua Barat) di kelas 57kg putri.

Mantan Direktur Teknik Pertina Sulsel itu menjelaskan, selama beberapa bulan mengikuti pelatnas memang ada beberapa atlet yang mengalami penurunan kualitas. Untuk itu demi menjaga peluang meraih hasil maksimal maka akan digantikan dengan atlet yang lebih siap.

Mengenai siapa saja yang akan tersingkir dari pelatnas, dirinya mengaku belum bisa menjelaskan secara rincih. Apalagi untuk proses perombakan atlet masih akan dilakukan dua bulan kedepan.

Selain itu, dirinya juga berharap ada perubahan dari atlet jika memang masih ingin bertahan dan menjaga peluang memperkuat timnas di ajang internasional.

"Kami belum bisa jelaskan sebelum waktunya. Kami hanya berharap seluruh atlet yang ada saat ini untuk lebih fokus dalam meningkatkan kemampuan. Soal pengganti atlet tentu akan kita lihat berdasarkan pencapaiannya baik di kejurnas ataupun ajang internasional," katanya.

Lebih jauh, pihaknya kini kembali fokus persiapan menggelar babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2015. Untuk Pra-PON wilayah Barat sudah dilaksanakan di Batam, Kepulauan Riau, 27 September-3 Oktober 2015.

Selanjutnya untuk pra PON Wilayah Tengah di Kupang, direncanakan 9-16 Oktober 2015. Adapun untuk pra PON Wilayah Timur di Ambon 25-31 Oktober 2015.

Untuk pra-PON Wilayah Barat, menurut dia, diikuti sebanyak 11 provinsi diantaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatare Utara hingga kepulauan Riau.

Sedangkan untuk pra-PON Wilayah Tengah akan dihuni 13 provinsi diantaranya Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Barat.

Adapun untuk pra-PON Wilayah Timur diisi 10 tim maisng-masing Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua "Kita sudah tidak punya agenda mengikuti kejuaraan internasional setelah tampil di Doha. Saat ini kita kembali fokus untuk melaksanakan babak kualifikasi untuk menentukan siapa saja atlet yang berhak tampil di PON 2016," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bangun Mental Atlet, PBSI Berencana Variasikan Pasangan Ganda

Bangun Mental Atlet, PBSI Berencana Variasikan Pasangan Ganda

News | Selasa, 18 Agustus 2015 | 01:11 WIB

Dinilai Sulit Raih Medali, PASI Coret Lima Atlet

Dinilai Sulit Raih Medali, PASI Coret Lima Atlet

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 00:14 WIB

Enam Duel Paling Akbar dalam Sejarah Tinju Dunia

Enam Duel Paling Akbar dalam Sejarah Tinju Dunia

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 12:00 WIB

Kondisi Tinju Profesional Indonesia Menyedihkan

Kondisi Tinju Profesional Indonesia Menyedihkan

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 05:03 WIB

Terkini

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:46 WIB

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:30 WIB

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 08:29 WIB

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 08:18 WIB

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:16 WIB

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 08:13 WIB

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:12 WIB

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

×