Tersangka Pembunuhan 'Bocah dalam Kardus' Belum Jelas

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 10 Oktober 2015 | 05:34 WIB
Tersangka Pembunuhan 'Bocah dalam Kardus' Belum Jelas
Ayahanda Putri Nur Fauziah (9), Asep Syaefullah, membawakan sandal jepit ke makam Putri di Kalideres, Jakarta Barat [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Pihak Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya rencananya mengumumkan penetapan tersangka kasus pembunuhan terhadap bocah yang berumur sembilan tahun, Putri Nur Fauziah, Juma t(9/10/2015) malam. Namun, semua rencana tersebut gagal dilakukakan.

Alasannya karena masih ada barang bukti yang belum ditemukan pihaknya. Polisi mengklaim masih mencari barang bukti.

"Belum bisa diumumkan sekarang, karena tim masih bekerja sekarang. Masih ada barang bukti yang belum didapatkan kita harus dapatkan itu dulu," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Gedung Krimum Polda Metro Jaya, Jumat malam.

Dalam kasus itu, polisi mengaku sudah melakukan gelar perkara terhadap kasus pembunuhan keji yang terjadi di Kalideres, Jakarta Barat tersebut. Karenanya, dia berjanji akan mengumumkannya, Sabtu (10/10/2015) besok pukul 14.00 WIB.

"Gelar perkaranya sudah kita lakukan, makanya besok jam dua kita umumin penetapan tersangkanya," kata Krishna.

Seperti diketahui, dugaan pelaku pbunuhan terhadap Putri Nur Fauziah atau biasa disapa Eneng tersebut sudah semakin jelas, setalah pihak kepolisian mengembangkan pola DNA dari darah yang didapat daei Kaos kaki, tubuh, dan juga bercak darah yang berasal dari sprei di Rumah Agus Dermawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas Masalah Kekerasan Anak di KPAI Hasilkan Delapan Poin

Bahas Masalah Kekerasan Anak di KPAI Hasilkan Delapan Poin

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 20:44 WIB

Polisi Temukan Empat Alat Bukti di Rumah Saksi Bocah Dalam Kardus

Polisi Temukan Empat Alat Bukti di Rumah Saksi Bocah Dalam Kardus

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 19:43 WIB

Nasib Saksi Bocah Dalam Kardus, Kapolda Minta Korban Lapor Resmi

Nasib Saksi Bocah Dalam Kardus, Kapolda Minta Korban Lapor Resmi

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 17:22 WIB

Polisi Ungkap Kondisi Mengerikan yang Dialami Bocah Dalam Kardus

Polisi Ungkap Kondisi Mengerikan yang Dialami Bocah Dalam Kardus

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 16:24 WIB

Polisi Olah TKP di Rumah Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

Polisi Olah TKP di Rumah Saksi Kasus Bocah Dalam Kardus

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:42 WIB

Calon Tersangka Pembunuh Putri Mulai Mengarah ke Satu Orang

Calon Tersangka Pembunuh Putri Mulai Mengarah ke Satu Orang

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:32 WIB

Cari Pembunuh Bocah Dalam Kardus, Kapolda Kembangkan Tiga DNA

Cari Pembunuh Bocah Dalam Kardus, Kapolda Kembangkan Tiga DNA

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 15:00 WIB

Tersangka Agus Sempat Ikut Pengajian di Rumah Putri

Tersangka Agus Sempat Ikut Pengajian di Rumah Putri

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 14:36 WIB

Kasus Bocah Dalam Kardus, Reaksi Si Penyayang Anak

Kasus Bocah Dalam Kardus, Reaksi Si Penyayang Anak

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 14:14 WIB

Bocah Dalam Kardus, Tak Percaya Pria Penyayang Anak Itu Jadi TSK

Bocah Dalam Kardus, Tak Percaya Pria Penyayang Anak Itu Jadi TSK

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 13:39 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB