Bocah Dalam Kardus, Tak Percaya Pria Penyayang Anak Itu Jadi TSK

Siswanto

Jum'at, 09 Oktober 2015 | 13:39 WIB
Bocah Dalam Kardus, Tak Percaya Pria Penyayang Anak Itu Jadi TSK
Ayahanda Putri Nur Fauziah (9), Asep Syaefullah, membawakan sandal jepit ke makam Putri di Kalideres, Jakarta Barat [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Jumat (9/10/2015) dini hari, Agus resmi ditetapkan menjadi tersangka kasus pencabulan anak yang dilaporkan oleh 13 anak yang didampingi orangtua mereka, warga Kampung Belakang, Kamal, Jakarta Barat. Sebelumnya, Agus merupakan saksi kasus pembunuhan Putri Nur Fauziah (9).

Sebagian warga Rawa Lele yang mengenal Agus masih tidak percaya dia menjadi tersangka kasus pencabulan anak.

"Ya masa dia (A) pelakunya dah. Nggak percaya saya dah," kata warga bernama Supartini (50) ketika ditemui Suara.com di sebelah rumah Putri, Rawa Lele, RT 6, RW 7, Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (8/10/2015).

Supartini mengatakan pada Jumat (2/10/2015) atau pada waktu Putri dibunuh, Agus terlihat berada di rumah. 

"Sekitar jam delapan pagi saya lihat dia (A) keluar rumah, terus saya ketemu lagi jam empat sore. Nah pas jam enam mau Maghrib, saya lihat dia itu lagi bakar-bakar sampah mas, saya juga ikut bakar," ujarnya.

Supartini menambahkan waktu itu Agus membakar kardus di dekat rumah karena sedang tidak ada anak yang bermain di sana. Sebab, kalau banyak anak yang bermain di tempat Agus, aktivitas tersebut tidak bisa dilakukannya.

"Kalau nggak ada anak-anak yang main, emang dia bakar kardusnya, tapi kalau ada anak-anak yang main, kardusnya dikumpulin terus disuruh dijual kardusnya," katanya.

Menurut Supartini, meski Agus seorang residivis, dia punya kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dia juga perhatian dengan anak kecil.

"Sama anak-anak dia itu baik kok. Kaya anak-anak tanggung SMP gitu. Peduli juga orangnya, terus sama anak-anak juga sayang. Malah pas Kemarin lebaran haji anak-anak pada datang ke sini pada bakar sate," ujarnya. "Dia mah nggak apik mas sama duit, kalau ada duit dia langsung beliin es sama makanan buat anak-anak."

Ketika ditanya apakah Putri sering bermain ke rumah Agus, Supartini mengatakan tidak pernah.

"Eneng itu nggak pernah main ke sini. Cuma kalau kakak kandung sama sepupunya (Putri) emang sering maen di sini. Terus juga Eneng kalo pulang lewat sini, cuma dia itu nggak pernah main di tempat Agus, lebih sering ke rumah saya sama umminya," katanya.

Saat ini, proses pemeriksaan Agus masih berjalan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan Agus telah ditetapkan menjadi tersangka kasus narkoba dan kasus pencabulan anak.

Salah satu anak yang diduga menjadi korban Agus berinisial T. T merupakan satu dari 13 anak yang didampingi orangtua mereka melaporkan Agus dalam kasus dugaan pencabulan ke polisi.

"Salah satu saksi saudari T pernah tiga kali di rumah sejak pukul jam enam malam dikunci sampai pukul jam sembilan pagi dipeluk dicium dan diraba," kata Krishna.

Polisi telah mengantongi bukti, antara lain hasil visum terhadap 13 anak. Tetapi apakah lelaki tersebut juga terlibat dalam kasus Putri, sekarang belum terjawab. (Nur Habibie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Bocah Kardus Belum Terungkap, Ahok Ketatkan Pengawasan RT

Kasus Bocah Kardus Belum Terungkap, Ahok Ketatkan Pengawasan RT

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 10:46 WIB

Polisi: Tersangka Pencabulan Diduga Pernah Menghamili Korban

Polisi: Tersangka Pencabulan Diduga Pernah Menghamili Korban

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 08:42 WIB

Bentuk Geng, Tersangka Pencabulan Ajari Bocah Isap Ganja

Bentuk Geng, Tersangka Pencabulan Ajari Bocah Isap Ganja

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 07:28 WIB

Cerita Soal Kaos Kaki Pengungkap Kasus Bocah Dalam Kardus

Cerita Soal Kaos Kaki Pengungkap Kasus Bocah Dalam Kardus

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 06:41 WIB

Terkini

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Sadar Finansial vs FOMO Kuliner: Refleksi Realita Ekonomi Anak Muda

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:45 WIB

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:40 WIB

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 17:37 WIB

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 17:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

×