PKS Targetkan Masuk Parpol Papan Atas di 2019

Arsito Hidayatullah

Senin, 12 Oktober 2015 | 08:05 WIB
PKS Targetkan Masuk Parpol Papan Atas di 2019
Kampanye Akbar PKS

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimis dengan target masuk menjadi partai politik papan atas dalam pemilu legislatif 2019 mendatang bisa terpenuhi.

"Menjadi partai papan atas secara nasional, tentu saja targetnya sudah dicanangkan di atas sepuluh persen dalam pemilu leguislatif pada tahun 2019 nanti," kata Ketua Komisi dan Organisasi Kewilayahan DPP PKS, DR. Siswono di Ambon, Senin.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, partai berlambang padi dan kapas ini terus melakukan pembenahan internal dan membentuk organisasi kepengurusananya sampai pada tingkat kelurahan.

Menurut Siswono, mudah-mudahan dengan konsolidasi lebih awal ini masih ada waktu yang leluasa untuk konsolidasi dan rekrutmen para kader serta basis masa sehingga dirinta yakin ada semangat untuk mencapai target tersebut.

Soliditas di dalam tubuh partai juga semakin terpelihara dan saat ini PKS melakukan kegistan musyawarah wilayah pada semua tingkat wilayah di tanah air.

"Presiden partai di Jawa Barat, saya ke Maluku, salah satu ketua di Manado dan Papua jadi ada serentak muswilnya diselesaikan," ujarnya.

Sehingga tidak ada masalah untuk kepengurusan tingkat wilayah, dan yang ada nanti kemungkinan di tingkat kabupaten/kota atau daerah-daerah yang memang kader PKS masih minim, bahkan mungkin belum ada samasekali.

Kepengurusan partai pada tingkat DPD saat ini sudah terbentuk seluruhnya kecuali yang DPC ditargetkan sampai 95 persen dan yang tingkat ranting diharapkan 75 persen sudah terbentuk.

Siswono yang juga mantan Menteri Pertanian ini menjelaskan, kontribusi kader PKS terhadap calon-calon kepala daerah tidak mempengaruhi dana kampanye partai.

Karena semuanya ada kepanitiaannya dan nanti dipertanggungjawabkan, seperti pada saat munas sebelumnya, dengan gerakan lima puluh ribu (Galibu) per kader, ternyata dalam waktu tidak lebih dari dua pekan sudah terkumpul hampir Rp2 miliar.

"Itu berarti kekuatan kader sendiri luar biasa, ada yang menyumbang terkecil Rp50.000 dan ada juga yang lebih dari Rp1 juta," tandas Siswono.

Sehingga kekuatan kader inilah yang menjadi andalan ke depan karena selama ini memang juga para kader yang berpartisipasi untuk kemenangan dalam pemilu legislatif maupun pemilihan kepala daerah.

Jadi sejauh ini tidak ada masalah dengan dana kampanye partai dan nantinya akan ada audit yang bisa dipertanggungjawabkan.

Kunjungan kerja Siswono ke Ambon selaku wakil ketua DPP PKS untuk melantik sembilan anggota dewan pimpinan tertinggi wilayah (DPTW) provinsi periode 2015-2020 pada kegiatan muswil ke-4 PKS. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan PKS Tolak Revisi UU KPK

Ini Alasan PKS Tolak Revisi UU KPK

News | Kamis, 08 Oktober 2015 | 10:26 WIB

Pemungutan Suara Pemilu 2019 Bakal Menggunakan e-Voting

Pemungutan Suara Pemilu 2019 Bakal Menggunakan e-Voting

News | Rabu, 07 Oktober 2015 | 07:00 WIB

PKS Tegaskan Komitmen untuk Tetap Berada di KMP

PKS Tegaskan Komitmen untuk Tetap Berada di KMP

News | Kamis, 03 September 2015 | 23:58 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB