Selama Kemarau 5.683 Hektare Hutan di Sulut Hangus Terbakar

Ririn Indriani

Rabu, 14 Oktober 2015 | 07:23 WIB
Selama Kemarau 5.683 Hektare Hutan di Sulut Hangus Terbakar
Ilustrasi kebakaran hutan. (Shutterstock)

Suara.com - Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencatat sekurangnya 5.683 hektare hutan dan lahan di wilayah provinsi itu hangus terbakar selama berlangsungnya kemarau panjang.

"Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sulut selain disebabkan oleh faktor alam, karena fenomena El-Nino tapi juga akibat kesengajaan oknum yang membuka lahan dengan cara membakar," kata Kepala Dinas Kehutanan Suut Herry Rotinsulu di Manado, Rabu (14/10/2015).

Kawasan hutan dan lahan yang terbakar tersebut, kata dia, terdiri atas hutan konservasi, hutan lindung dan hutan produksi seluas 3.616 hektare dan di luar kawasan hutan dan lahan perkebunan seluas 2.067 hektare.

"Telah dibentuk satuan tugas pengendalian kebakaran hutan dan lahan hingga ke tingkat desa serta kelurahan. Satgas ini melibatkan unsur pemerintah, dinas terkait, TNI polri, organisasi massa, relawan serta organisasi terkait lainnya," kata Rotinsulu.

Pemerintah daerah dalam mengatasi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sulut mencanangkan Gerakan Sumarsono Menanam (GSM) pada 10 November hari pahlawan mendatang.

Pencanangan GMS tersebut disampaikan Penjabat Gubernur Sulut Soni Sumarsono pada rapat koordinasi terbatas pengendalian kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di Dinas Kehutanan Provinsi Sulut Selasa (13/10/2015).

"Urusan kehutanan menjadi salah satu sektor prioritas, karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan merupakan salah satu sumber potensi daerah," katanya.

Menurut Sumarsono, kekeringan dan kebakaran hutan yang belakangan ini terjadi menjadi isu aktual sehingga memerlukan respon dan penanganan pemerintah daerah secara tepat, efektif dan efisien.

"Dalam tataran implementasinya perlu dilakukan beberapa upaya, salah satunya melalui GSM.

Orang yang menanam akan disebut pahlawan sekaligus sebagai kader penggerak. Gerakan sulut menanam adalah gerakan rakyat, bukan gerakan pemerintah, karena fungsi pemerintah hanya membuat regulasi dan rakyat menjadi pelopor," jelasnya.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabut Asap di Muara Teweh Semakin Pekat

Kabut Asap di Muara Teweh Semakin Pekat

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 11:25 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×