Anak Jadi Terduga Pembunuh, Ayah: Dia Tetap Anak Saya

Siswanto

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 16:29 WIB
Anak Jadi Terduga Pembunuh, Ayah: Dia Tetap Anak Saya
Hasan, ayah dari Heri. Heri adalah lelaki yang dibawa polisi dalam pra rekonstruksi kasus pembunuhan ibu dan anak, Dayu Priambarita dan Yoel Immanuel, di Cakung [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Hasan (60) sudah pasar dengan polisi terkait penanganan terhadap anaknya, Heri, menjadi terduga kasus pembunuhan ibu dan anak, Dayu Priambarita (45) dan Yoel Immanuel (5), di Perumahan Aneka Elok, Blok A 13, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

"Saya sudah sepenuhnya menyerahkan kepada hukum, dan saya juga sudah melepaskan anak saya itu," kata Hasan di rumahnya yang terletak tak jauh dari rumah korban, Jumat (16/10/2015).

Sejauh ini Hasan meyakini anaknya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan ibu dan anak. Dia menduga Hasan diciduk polisi karena kasus lain.

"Nggak habis pikir saya, soalnya baru saja keluar dari penjara Cipinang bulan Maret 2015 kemarin karena narkoba, sekarang harus masuk penjara lagi," katanya.

Kalau nanti Heri terbukti menjadi pelaku dan dipenjara, Hasan mengaku belum tahu apakah nanti akan menjenguknya atau tidak.

"Nggak tahu dah saya mas, nanti akan jenguk Heri apa nggak, masih shock saya. Saya nggak mau jenguk, karena saya nggak tega buat ngelihatnya, bukan karena yang lainnya," katanya.

Hasan mengungkapkan apapun yang terjadi dia akan tetap mengakui Heri sebagai anak.

"Dia masih saya anggap sebagai anak, walaupun dia sudah menghabisi nyawa orang lain, dan untuk masalah kasus ini, saya enggan untuk berkomentar banyak mas," ujarnya.

Semalam, Heri dibawa ke rumah korban untuk pra rekonstruksi. Saat berada di lokasi, dia menggunakan penutup muka, topi, dan dengan tangan diikat tali.

Direktorat Kriminal Umum Komisaris Besar Krishna Murti memimpin pra rekonstruksi mengatakan sekarang masih mencari barang bukti-bukti.

Krishna mengatakan setelah pra rekonstruksi, penyidik akan olah TKP lagi.

"Ini baru diduga pelaku, karena masih kita periksa lagi, kami masih punya waktu 1×24 jam, jadi nanti kita juga masih akan gelar perkara," ujarnya. (Nur Habibie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Masih Periksa Lelaki Terduga Pembunuh Ibu dan Anak

Polisi Masih Periksa Lelaki Terduga Pembunuh Ibu dan Anak

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 07:56 WIB

Misteri Pembunuh Ibu dan Anak, Siapa Lelaki yang Dibawa Polisi?

Misteri Pembunuh Ibu dan Anak, Siapa Lelaki yang Dibawa Polisi?

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 07:01 WIB

Malam Ini, Polisi Pra Rekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak

Malam Ini, Polisi Pra Rekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 20:43 WIB

Polisi Tangkap Lelaki yang Diduga Terlibat Pembunuhan Cakung

Polisi Tangkap Lelaki yang Diduga Terlibat Pembunuhan Cakung

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 18:47 WIB

Polisi Masih Pelajari Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung

Polisi Masih Pelajari Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 16:49 WIB

Polisi Dapat Titik Terang Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung

Polisi Dapat Titik Terang Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Cakung

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 13:15 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×