Udara Makin Buruk, Siswa Riau Diliburkan Dua Hari

Ardi Mandiri

Selasa, 20 Oktober 2015 | 01:13 WIB
Udara Makin Buruk, Siswa Riau Diliburkan Dua Hari
Suasana kota Pekanbaru, Riau pada Senin (14/9). (Antara/Rony Muharman)
Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mengeluarkan instruksi meliburkan semua siswa setempat pada segala jenjang pendidikan untuk dua hari mendatang karena kualitas udara Pekanbaru berstatus berbahaya.

"Siswa semua tingkat kami liburkan pada Selasa dan Rabu, 20-21 Oktober," kata Kadisdik Pekanbaru Prof Zulfadil di Pekanbaru, Senin.

Menurut Prof Zulfadil, kebijakan meliburkan siswa ini berdasarkan rapat dan kesepakatan antara Disdik Provinsi Riau dan Kabupaten/Kota.

"Setelah mencermati kondisi udara pada Senin, 19 Oktober pukul 15.00 WIB berada pada kategori berbahaya," tuturnya.

Ia mengatakan, keputusan meliburkan ini juga atas izin Kadisdik Provinsi Riau, dan Wali Kota Pekanbaru.

"Jika awalnya yang diliburkan hanya siswa PAUD, namun belakangan semua tingkat ikut libur," tuturnya.

Namun demikian instruksi ini tidak berlaku bagi sekolah yang memiliki pendingin dan pembersih udara dari kabut asap. Boleh masuk sekolah dan belajar seperti biasa.

"Tetapi saat berangkat dan pulang dari sekolah harus menggunakan masker," tegasnya.

Sekolah dan para orangtua diminta mengawasi anak mereka. Agar tetap berada di dalam ruangan dan kalau keluar ruangan wajib gunakan masker.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru Sugarin mengatakan bahwa kabut asap di Riau diakibatkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatra Selatan. Satelit Terra dan Aqua menemukan 141 titik panas di Sumsel dari 153 titik panas di Sumatra.

"Selain di Sumsel, di Jambi dan Lampung, masing-masing terpantau empat titik, di Bangka Belitung tiga titik dan di Riau satu titik," tambahnya.

Menurutnya hujan tidak turun selama dua minggu hingga membuat kabut asap kembali menebal. Hujan dinilai paling efektif mengusir kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan.

"Dua minggu lalu, hujan selama beberapa hari, meski tidak deras," sebutnya.

Kabut asap ini juga membuat jarak pandang di Pekanbaru lebih parah dibandingkan dengan beberapa hari belakangan.

Sugarin mengatakan jarak pandang di Pekanbaru hanya 100 meter. Kabut asap mengganggu seluruh penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II.

Sejumlah wilayah Riau terpantau diselimuti asap pekat. Selain Pekanbaru, kabut asap pekat juga menyelimuti Rengat Kabupaten Indragiri Hulu yang menyebabkan jarak pandang berkisar 50 meter.

Sementara itu, di Pelalawan kabut asap menyebabkan jarak pandang hanya 100 meter dan Dumai 400 meter. Selanjutnya sejumlah daerah di Riau dikabarkan turut diselimuti asap pekat yakni Bengkalis dan Siak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Titik Panas Kebakaran Hutan dan Lahan Tersebar di 18 Provinsi

Titik Panas Kebakaran Hutan dan Lahan Tersebar di 18 Provinsi

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 20:02 WIB

Menteri Kehutanan: 1,7 Juta Hektar Lahan dan Hutan Terbakar

Menteri Kehutanan: 1,7 Juta Hektar Lahan dan Hutan Terbakar

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 17:59 WIB

Pekanbaru Perpanjang Darurat Asap Hingga Tak Terbatas

Pekanbaru Perpanjang Darurat Asap Hingga Tak Terbatas

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 14:34 WIB

Ribuan Pengungsi Korban Kebakaran Hutan Seram Kelaparan

Ribuan Pengungsi Korban Kebakaran Hutan Seram Kelaparan

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 12:27 WIB

Terkini

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

×