Pekanbaru Perpanjang Darurat Asap Hingga Tak Terbatas

Pebriansyah Ariefana

Senin, 19 Oktober 2015 | 14:34 WIB
Pekanbaru Perpanjang Darurat Asap Hingga Tak Terbatas
Bandara Sultan Syarif Kasim II, di Pekanbaru, Riau, Senin (14/9). (Antara)

Suara.com - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, memperpanjang status darurat asap hingga waktu yang belum ditentukan. Sebab kualitas udara kembali memburuk dan banyak titik panas di Pulau Sumatera.

"Maklumat darurat asap belum dicabut, status darurat asap kami perpanjang," ungkap Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, Senin (19/10/2015).

Penambahan waktu status darurat ini karena masih diperpanjangnya kondisi yang sama oleh pemerintah Provinsi Riau. Selain melihat kualitas udara Pekanbaru yang kembali memburuk setelah sempat membaik pekan lalu.

Maka dari itu tim tanggap darurat yang diketuai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD damkar) harus tetap siaga terhadap kondisi kebakaran rumah maupun lahan karena musim kemarau yang panjang sangat rawan.

Firdaus mengimbau pemerintah pusat, Provinsi Jambi, dan Sumsel bekerja sama memadamkan api yang telah berakibat pada memburuknya kualitas udara.

"Mari kita sama berdoa musim kemarau segera berlalu, disusul hujan," ujar Firdaus.

Kepala BPBD damkar Pekanbaru, Burhan Gurning, membenarkan bahwa Wali Kota Pekanbaru belum mencabut status darurat asap setelah ditetapkan hampir dua bulan lalu.

"Sampai saat ini kami selalu stanby untuk pemadaman lahan dan kebakaran perumahan," terangnya.

Mengenai posko evakuasi walaupun hanya diberlakukan 10 hari namun pihaknya akan selalu siaga.

"Jika setelah ini akan ada kondisi udara memburuk kembali dan diperlukan evakuasi bayi, maka anggota tetap berjaga-jaga," katanya.

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pekanbaru mengatakan, indeks standar pencemaran udara (ISPU) Pekanbaru terhitung Minggu malam hingga Senin sudah 293, atau sangat tidak sehat. Pemerintah setempat sudah meliburkan kembali peserta PAUD dan TK. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ribuan Pengungsi Korban Kebakaran Hutan Seram Kelaparan

Ribuan Pengungsi Korban Kebakaran Hutan Seram Kelaparan

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 12:27 WIB

Empat Pendaki Tewas di Gunung Lawu Berhasil Diidentifikasi

Empat Pendaki Tewas di Gunung Lawu Berhasil Diidentifikasi

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 12:08 WIB

Jumlah Titik Panas di Babel Menurun

Jumlah Titik Panas di Babel Menurun

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 11:44 WIB

Indonesia Negara Produsen Polusi Terbesar Ketiga di Dunia

Indonesia Negara Produsen Polusi Terbesar Ketiga di Dunia

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 07:05 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Warga Perbatasan Panik

Kabut Asap Makin Pekat, Warga Perbatasan Panik

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 02:00 WIB

Suku Anak Dalam di Jambi Mengungsi karena Kebakaran Hutan

Suku Anak Dalam di Jambi Mengungsi karena Kebakaran Hutan

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 20:25 WIB

Begini Kondisi Ekstrem Pergerakan Api di Sumsel

Begini Kondisi Ekstrem Pergerakan Api di Sumsel

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 15:52 WIB

Di Sampit Kalteng, Terasa Tinggal 'di Atas Awan'

Di Sampit Kalteng, Terasa Tinggal 'di Atas Awan'

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 13:12 WIB

Korban Asap Perlu Pemeriksaan Kesehatan Secara Seksama

Korban Asap Perlu Pemeriksaan Kesehatan Secara Seksama

Health | Minggu, 18 Oktober 2015 | 11:37 WIB

BMKG: Sebanyak 813 Titik Panas Tersebar di Sumatera

BMKG: Sebanyak 813 Titik Panas Tersebar di Sumatera

News | Minggu, 18 Oktober 2015 | 11:06 WIB

Terkini

Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh

Warga Makassar-Gowa Bernapas Lega! Proyek Jalan Aroepala Selesai, Segera Dibuka Penuh

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:31 WIB

Waspada Cuci Uang Bermodus Aset Digital, IMC Usul Judol Masuk RUU Perampasan Aset

Waspada Cuci Uang Bermodus Aset Digital, IMC Usul Judol Masuk RUU Perampasan Aset

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

5 Masker Wajah Mengandung Bengkoang untuk Memutihkan Kulit

5 Masker Wajah Mengandung Bengkoang untuk Memutihkan Kulit

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 13:28 WIB

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:27 WIB

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 13:26 WIB

5 Shio Paling Susah Diatur dan Diperintah, Punya Pendirian yang Keras

5 Shio Paling Susah Diatur dan Diperintah, Punya Pendirian yang Keras

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:25 WIB

Kumpulkan Para Menteri, Prabowo Matangkan Rencana Gratiskan Sekolah hingga PTN

Kumpulkan Para Menteri, Prabowo Matangkan Rencana Gratiskan Sekolah hingga PTN

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:22 WIB

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:19 WIB

×