Bom di Masjid Nigeria Tewaskan 55 Orang

Ririn Indriani

Sabtu, 24 Oktober 2015 | 10:21 WIB
Bom di Masjid Nigeria Tewaskan 55 Orang
Ilustrasi ledakan bom. (Shutterstock)

Suara.com - Dua ledakan bom mengoyak masjid-masjid di Nigeria timur laut pada Jumat (23/10/2015) waktu setempat, menewaskan setidaknya 55 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya sementara para petempur Boko Haram menguasai sebuah kota di negara tetangga Nigeria, Kamerun.

Serangan-serangan di Maiduguri, Yola dan sebuah kota di Kamerun, Kerawa, kembali menggarisbawahi adanya ancaman terus-menerus secara nasional dan kawasan yang dilancarkan kelompok militan Islamis itu --kendati militer mengklaim pihaknya mencapai kemenangan.

Ketakutan akan meningkat, terutama di Maiduguri, yang telah mengalami enam kali serangan bulan ini hingga menewaskan 76 orang, demikian menurut data AFP.

Pertanyaan juga akan timbul kembali soal bagaimana para milisi bisa melancarkan serangan seperti itu secara berkala, setelah terjadinya serangan-serangan serupa di kota tersebut yang menghilangkan nyawa lebih dari 117 orang.

Rangkaian pengeboman juga menunjukkan tantangan yang dihadapi Amerika Serikat, yang pada pekan lalu mengumumkan bahwa pihaknya akan mengerahkan hingga 300 personel militer ke Kamerun timur laut.

Kontingen AS itu akan melakukan operasi pengintaian dan intelijen terhadap Boko Haram, termasuk di Nigeria, ketika serangan-serangan terhadap warga sipil meningkat.

Pengebom Bunuh Diri Serangan pertama di Maiduguri terjadi tak lama setelah pukul 05.00 waktu setempat di daerah Jidari di ibu kota negara bagian Borno, tempat kelompok Boko Haram dibentuk pada 2002.

Umar Sani, seorang anggota Hansip yang membantu militer dalam operasi melawan pemberontak, serta warga setempat yang bernama Musa Sheriff mengatakan kepada AFP ada dua ledakan di masjid.

Badan Penanganan Darurat Nasional Nigeria (NEMA) mengatakan hanya enam orang yang tewas dan 17 orang luka-luka, sementara sumber-sumber rumah sakit menyebutkan jumlah yang tewas sebanyak 19 orang.

Ledakan di Yola terjadi pada pukul 14.00 wakut setempat di masjid Jambutu Juma'at di daerah Jimeta di kota itu, tak lama setelah imam menyelesaikan dakwahnya.

Setidaknya 27 orang tewas dalam ledakan bom di masjid yang baru saja diresmikan itu, kata NEMA.

Koordinator NEMA di negara bagian Adamawa, Sa'ad Bello, mengatakan bahwa 116 orang dirawat karena luka-luka di dua rumah sakit yang ada di kota itu.

Di Kamerun, sumber keamanan dan kawasan mengatakan para pemberontak dengan cepat telah menguasai kota Kerawa, jauh di utara, dan sejumlah warga sipil tewas.

Kerawa, yang memiliki 50.000 penduduk, terletak di distrik Kolofata. Distrik itu secara berkala menjadi target serangan Boko Haram.

Kamerun, Chad dan Niger telah membentuk persekutuan militer dengan Nigeria dan Benin untuk memerangi para pegaris keras, yang tahun ini menyatakan kesetiaannya kepada Negara Islam. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terduga Militan Boko Haram Gorok Leher 26 Orang di Chad

Terduga Militan Boko Haram Gorok Leher 26 Orang di Chad

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 23:37 WIB

97 Orang Salat Ditembak Mati di Nigeria

97 Orang Salat Ditembak Mati di Nigeria

News | Jum'at, 03 Juli 2015 | 06:29 WIB

Terkini

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

×