Gempa Guncang Afghanistan dan Pakistan, 200 Orang Tewas

Liberty Jemadu

Selasa, 27 Oktober 2015 | 07:37 WIB
Gempa Guncang Afghanistan dan Pakistan, 200 Orang Tewas
Seorang lelaki membopong seorang anak yang terluka menuju sebuah rumah sakit di Peshawar, Pakistan. Gempa di Afghanistan pada Senin (26/10) menyebabkan ratusan orang meninggal di Pakistan (Reuters/Khuram Parvez).

Suara.com - Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang wilayah pedalaman Afghanisan dan Pakistan pada Senin (26/10/2015). Lebih dari 200 orang tewas akibat gempa yang terasa hingga ke ibu kota India, New Delhi itu.

Korban jiwa diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan, karena akses komunikasi ke kawasan Hindu Kush yang terdampak paling parah akibat gempa itu terputus. Titik episentrum gempa itu berlokasi di Provinsi Badakhshan, wilayah timur laut Afghanistan dan berpusat di kedalaman 213 kilometer.

Salah satu tragedi paling buruk dari bencana itu adalah tewasnya 12 gadis karena terinjak-injak rekan-rekannya ketika berdesak-desakkan menyelamatkan diri dari sekolah tempat mereka belajar di Taloqan, wilayah sebelah barat Badakhshan.

Guncangan akibat gempa itu terasa sampai ke New Delhi dan utara Pakistan. Di dua negara ini ratusan bangunan runtuh tetapi khusus di India dipastikan tak ada korban jiwa.

"Kami sangat ketakuan. Kami melihat orang-orang keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan kami menyebut nama Allah," kata Zubari Khan, seorang wartawan di Pakistan.

"Saya sedang mengemudi dan ketika saya berhenti, mobil saya berguncang hebat, seperti ada yang mendorong ke depan dan ke belakang," lanjut dia.

Berdasarkan data sementara yang disampaikan oleh otoritas manajemen bencana alam Provinsi Pakhtunkhwa, Pakistan, sebanyak 167 orang tewas akibat gempa itu. Sementara di Chitral, Pakistan bagian utara, sebanyak 20 orang tewas. Jumlah korban diperkirakan akan bertambah dalam beberapa hari mendatang.

Belum ada laporan resmi tentang jumlah kematian akibat bencana itu Afghanistan, tetapi Gubernur Badakhshan, Shah Waliullah Adib, mengatakan sekitar 1.450 rumah roboh akibat gempa tersebut.

Sejauh ini sudah ada dua negara yang menawarkan bantuan kemanusiaan pada Afghanistan, yakni Amerika Serikat dan Iran. Tetapi bantuan kemanusiaan diperkirakan akan berjalan berat, karena negeri itu sedang dilanda perang dengan Taliban.

Gempa besar ini seperti mengulang bencana yang sama pada 10 tahun silam, ketika gempa berkekuatan 7,6 skala Richter di utara Pakistan menewaskan sekitar 75.000 orang. Gempa ini juga terjadi enam bulan setelah gempa akbar di Nepal pada 25 April lalu.

Kawasan Pegunungan Hindu Kush sendiri diketahui aktif secara seismik. Gempa sering terjadi karena adanya patahan atau pergeseran ketika lempeng India bertumbukan dengan lempeng Eurasia. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPBD: Kerusakan Gempa Membramo Raya Tak Parah

BPBD: Kerusakan Gempa Membramo Raya Tak Parah

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 22:56 WIB

Gempa Malang Tidak Berkaitan dengan Aktivitas Gunung Raung

Gempa Malang Tidak Berkaitan dengan Aktivitas Gunung Raung

News | Minggu, 26 Juli 2015 | 19:45 WIB

Gempa 6,3 SR Guncangkan Perabot Rumah Warga di Jember

Gempa 6,3 SR Guncangkan Perabot Rumah Warga di Jember

News | Minggu, 26 Juli 2015 | 19:26 WIB

Gempa Pesisir Selatan Jawa Timur Dirasakan Hingga Jateng dan Bali

Gempa Pesisir Selatan Jawa Timur Dirasakan Hingga Jateng dan Bali

News | Minggu, 26 Juli 2015 | 15:50 WIB

Terkini

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

×