DPR 'Ngotot' Bentuk Pansus Asap

Laban Laisila, Bagus Santosa

Selasa, 27 Oktober 2015 | 16:13 WIB
DPR 'Ngotot' Bentuk Pansus Asap
Laporan pertanggungjawaban APBN 2014 saat Rapat Paripurna DPR ke-34 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (25/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Komisi IV Edhie Prabowo mengungkapkan, delapan fraksi sudah mengambil keputusan untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Asap. Mereka adalah, PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, PKS, Demokrat, PPP, dan PKB.

"Tinggal Nasdem dan Hanura yang masih belum mengambil keputusan," kata Edhie di DPR, Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Politisi Gerindra ini mengatakan, tujuan pembentukan Pansus ini untuk mendorong pemerintah supaya bisa menyelesaikan kasus asap bukan mencari perusahaan mana yang nakal.

"Pansus ini intinya bagaimana bisa memadamkan asap. Saya belum puas kinerja pemerintah dan pemerintah masih belum serius. Kami nggak ada niat untuk menjegal. Tapi motornya di lapangan tidak dilihat," kata dia.

Dia pun optimistis, Pansus ini bisa terbentuk.

"Kalau syaratnya kan 25 anggota, nah ini Gerindra saja ada 73 orang dan pasti tandatangan semua," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV Viva Yoga Muladi menambahkan, Pansus ini nantinya bisa membentuk sistem dan mekanisme supaya ada regulasi untuk pencegahan kebakaran hutan. Sebab, sampai saat ini regulasi yang ada, UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, masih memiliki celah pembakaran hutan terjadi.

"Karenanya, kita bantu pemerintah supaya ke depan tidak terulang kembali," ujar dia.

Dia berharap, Pansus ini bisa diusulkan Rabu besok (28/10/2015). Sehingga, pada penutupan paripurna masa sidang ini, Jumat (30/10/2015), Pansus sudah bisa terbentuk.

"Besok kita akan konferensi pers," kata Politisi PAN ini.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, masalah asap sudah serius dan pemerintah dianggap tidak mampu menanganinya. Karena itu, Pansus asap ini perlu dibentuk.

"Saya kira pansus asap adalah aspirasi, harus ada inisiasi dari minimal 25 orang plus dua fraksi. saya kira pansus asap ini bisa jadi kenyataan juga karena ini masalah serius dan sudah menyangkut masalah ekonomi, masalah kesehatan, transportasi, pendidikan dan lain-lain. Apalagi saya kira (penanganan asap) ini sudah terlambat, dan penanganannya tidak serius," kata Fadli Zon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan DPR Dukung Pembentukan Pansus Asap

Pimpinan DPR Dukung Pembentukan Pansus Asap

DPR | Selasa, 27 Oktober 2015 | 11:06 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×