Tiga Aplikasi Transportasi DKI Jakarta Diluncurkan

Laban Laisila | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:44 WIB
Tiga Aplikasi Transportasi DKI Jakarta Diluncurkan
Bus Transjakarta merek Scania [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini meluncurkan tiga aplikasi transpotasi hasil kolaborasi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Transportasi Jakarta dengan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT. Gojek Indonesia (Gojek) dan PT. Terralogiq (Qlue).

Ketiganya bekolaborasi dengan Transjakarta untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi mobilitas masyarakat DKI Jakarta.

"Saya sangat senang sekali ini 6 bulan dari pesanan saya sekarang terlaksana. Saya harap aplikasi ini bisa terus (bermanfaat) dan terus ditambah," kata Ahok ketika memberikan kata sambutan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Adapun peran Telkom, yakni dalam pengadaan infrastruktur, jaringan dan on board unit yang membuat mobilitas dan pelayanan seluruh armada Transjakarta dapat dipantau secara detil melalui Operation Control Center di kantor pusat Transjakarta.

Sistem monitoring yang dibangun dan dioperasikan oleh Transjakarta untuk diintegrasikan dengan platform Jakarta Smartcity milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mampu memberikan informasi nomor, arah dan kecepatan bus Transjakarta secara real time serta informasi pelayanan pada halte-halte Transjakarta.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Transjakata ANS Kosasih mengatakan, dalam sistem yang dibangun ini didukung oleh jaringan infrastruktur dan teknologi Telkom. Nantinya seluruh pengawasan serta pengendalian armada akan benar-benar mendetil.

"Sebagai contoh, bus-bus yang berjalan dengan kecepatan normal akan ditandai dengan lingkaran hijau, yang sedikit terlalu cepat akan berwarna kuning dan yang melampaui batas maksimum 50 km per jam akan berwarna merah," kata Kosasih.

"Demikian pula halte yang secara rutin disinggahi bus-bus dalam jangka waktu normal akan berwarna hijau, halte yang waktu tunggunya agak lama akan berwarna kuning, sedangkan halte yang lama tidak disinggahi bus akan berwarna merah," tambahnya lagi.

Sedangkan untuk Gojek dalam kolaborasi ini menyediakan fitur Go-Busway yang dapat pada aplikasi Gojek.

Fitur Go-Busway mengintegrasikan layanan Transjakarta dengan mitra Driver Gojek Indonesia untuk memberikan kemudahan bagi semua pemakai jasa transportasi Transjakarta.

Fitur Go-Busway dapat digunakan masyarakat yang terlebih dahulu telah mengunggah aplikasi Gojek. Masyarakat Jakarta akan diuntungkan apabila berpergian menggunakan Transjakarta.

Pertama, Melacak nomor dan arah bus Transjakarta secara real time; kedua, mengetahui lokasi semua bus Transjakarta secara realtime; ketiga, Memberikan informasi estimasi waktu kedatangan bus Transjakarta di tiap-tiap halte Transjakarta; dan keempat, dapat memesan layanan Goride dari dan ke halte bus Transjakarta yang dipilih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengelola Sampah Bantargebang Ancam Laporkan Ahok ke Polisi

Pengelola Sampah Bantargebang Ancam Laporkan Ahok ke Polisi

News | Senin, 26 Oktober 2015 | 14:57 WIB

Terkini

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB