Mensos Santuni Keluarga Korban Asap di Riau

Ardi Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2015 | 19:47 WIB
Mensos Santuni Keluarga Korban Asap di Riau
Mensos Khofifah. Minggu (13/9/2015) (Suara.com/ Labib Zamani)

Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan kepada keluarga dari korban tewas akibat dampak kabut asap kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau.

Penyerahan santunan berlokasi di halaman kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau di Jl. SM Amin Kota Pekanbaru, Sabtu. Menteri Khofifah memberikan santuan kepada tiap-tiap keluarga korban sebesar Rp15 juta.

Ada empat keluarga yang menerima bantuan dari Mensos. Mereka antara lain Muhkilis orang tua dari Hanum Anggriawati (12) yang meninggal pada 10 September 2015 di RSUD Arfin Achmad Pekanbaru. Kemudian, Lili Wirlama orang tua dari almarhum Lutfi (9) yang meninggal pada 21 Oktober 2015, Nanda Febri istri dari almarhum Ikbal pegawai honor Kanwil Kementerian Agama Pekanbaru, yang meninggal pada 5 Oktober 2015, dan Yurnalis orang tua dari Ari Saputra yang meninggal 23 Juli 2015.

Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan pentingnya sosialisasi dan diseminasi informasi kepada masyarakat terhadap bahaya kabut asap kebakaran lahan dan hutan. Sebabnya, seluruh korban yang meninggal di Riau bukan terkena dampak langsung, melainkan akibat kabut asap memicu penyakit lain dan juga memperparah penyakit bawaan yang sudah ada.

Karena itu, Khofifah meminta pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi mengenai ambang batas berbahaya Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) ketika kabut asap semakin pekat.

"Perlunya sosialisasi ambang batas ISPU yang berbahaya berapa, karena tiap daerah berbeda-beda. Masyarakat Riau mungkin sudah biasa asap karena kebakaran sudah terjadi selama 18 tahun, namun belum semua memahami soal batasan ISPU diambang berbahaya," kata Khofifah.

Selain itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga meminta pemerintah daerah memberikan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana untuk bertindak ketika kabut asap makin pekat dan berbahaya. Ia menitikberatkan pada proses evakuasi terhadap warga yang rentan, yaitu manula, ibu hamil dan akan-anak.

"Karena evakuasi untuk saat terjadi kabut asap berbeda dengan evakuasi bencana alam seperti banjir dan gunung meletus. Masyarakat perlu diinformasikan adanya tempat evakuasi ke lokasi dengan sirkulasi udara yang lebih sehat ketika asap pada tingkat berbahaya terutama kepada anak-anak, ibu hamil dan manula," katanya.

Setelah memberikan santunan, Mensos juga menyempatkan meninjau Posko Evakuasi Korban Asap di aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum Riau. Uniknya, posko evakuasi yang semula kosong karena kabut asap mulai hilang jadi ramai kembali menjelang kedatangan Mensos.

Pemerintah setempat mendatangkan puluhan warga untuk membawa anak-anak mereka ke posko lagi. Pengumuman untuk membawa anak-anak ke posko evakuasi disiarkan lewat pengeras suara di masjid disekitar wilayah itu.

"Selain pengumuman dari masjid, kami tadi diajak ibu-ibu PNS untuk meramaikan posko karena menteri mau datang. Ya jadi kami ikut saja katanya akan ada pemeriksaan kesehatan gratis. Anak-anak kami selama ini tidak pernah kok dibawa ke posko walau kabut asap," kata seorang warga, Nuria (45) kepada wartawan.

Usai Mensos meninggalkan lokasi, posko evakuasi pun kembali sepi. Seluruh anak-anak yang didatangkan kembali pulang ke rumahnya. Yang tersisa hanya PNS dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang menunggu posko. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Minta Presiden Berjanji Tahun Depan Bebas Asap

Warga Minta Presiden Berjanji Tahun Depan Bebas Asap

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 17:32 WIB

Kabut Asap Berkurang, Tinggal 4 Bandara Belum Beroperasi

Kabut Asap Berkurang, Tinggal 4 Bandara Belum Beroperasi

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 10:14 WIB

Jokowi, Presiden Pertama yang Temui Suku Anak Dalam

Jokowi, Presiden Pertama yang Temui Suku Anak Dalam

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 05:09 WIB

Presiden: Lahan Gambut di Jambi Sengaja Dibakar

Presiden: Lahan Gambut di Jambi Sengaja Dibakar

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 01:05 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×