Dihina dan Berkelahi Dekat Rumahnya, Marquez Tempuh Jalur Hukum

Arsito Hidayatullah

Minggu, 01 November 2015 | 03:31 WIB
Dihina dan Berkelahi Dekat Rumahnya, Marquez Tempuh Jalur Hukum
Pebalap Repsol Honda Marc Marquez. [Shutterstock]

Suara.com - Juara dunia MotoGP musim lalu Marc Marquez mengajukan gugatan resmi setelah ia dan keluarganya diduga dihina dan diserang secara fisik di kawasan rumah mereka di Cervera, dekat Barcelona.

Para perwakilan pebalap Honda itu meluncurkan pernyataan di media Spanyol pada Sabtu, yang mengatakan bahwa "sekelompok orang" membuat keributan di kediaman Marquez pada Jumat.

Mereka tidak menyebutkan siapa yang dimaksud sekelompok orang itu namun media lokal mengatakan mereka adalah para pewarta dari program televisi Italia "Le Iene" (Hyena-hyena) yang disiarkan oleh grup Mediaset.

BACA JUGA:

Wartawan Italia Balas Laporkan Marc Marquez ke Polisi

Mereka "melakukan serangkaian pelecehan, melakukan tindakan-tindakan yang mempermalukan sang pebalap dan bahkan mendorong dan menyerang anggota-anggota keluarga terdekatnya," demikian pernyataan pihak Marquez.

"Melihat seriusnya hal ini, tindakan-tindakan itu telah dilaporkan dan akan mengikuti jalur normal gugatan hukum terhadap orang-orang itu," tambahnya.

Marquez bersitegang dengan pebalap Yamaha asal Italia sekaligus merupakan pemuncak klasemen Valentino Rossi pada Grand Prix Malaysia akhir pekan silam, ketika Rossi dijatuhi penalti tiga angka karena menyepak pebalap Spanyol itu sehingga terjatuh dari sepeda motornya.

Sementara itu,  laman Facebook Le Iene menampilkan pernyataan dari dua pewarta program itu, Stefano Corti dan Alessandro Onnis, yang mengatakan mereka pergi ke rumah Marquez untuk memberikan hadiah berupa trofi lelucon.

"Kami tiba di daerah sekitar rumah orang tua sang pebalap ketika kami melewati Marc Marquez, ayahnya, saudaranya, dan temannya," demikian bunyi pernyataan itu.

"Ketika kami berusaha memberikan trofi kami, kami diserang dan dalam perkelahian itu mereka merusak kamera kami dan berusaha mengambil kartu memori video," tambahnya. "Mungkin mereka menginginkan piala yang lebih besar.

Dua pewarta dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat dan "diduga mengalami cedera," simpul pernyataan itu.

Untuk balap penutup musim di Valencia, Spanyol, akhir pekan mendatang, Rossi akan mengawali balap di belakang grid karena mendapat hukuman, meski ia telah mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS).

Rossi finis di peringkat ketiga di Malaysia, dan unggul tujuh angka di klasemen atas rekan setimnya di Yamaha yang menghuni peringkat kedua Jorge Lorenzo. [Antara/Reuters]

BERITA MENARIK LAINNYA:

Ditinggal Istri, Lelaki Lumpuh Dirawat Anaknya yang Masih 7 Tahun

Ini Ciri-ciri Manusia Saat Sedang Berbohong

Mantan Istri Farhat Promosi Cari Suami Baru di Twitter

Punya Wajah Mirip, Dua Lelaki Ini Tak Sengaja Bertemu di Pesawat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vettel: Rossi Ambil Tindakan yang Tepat di Sepang

Vettel: Rossi Ambil Tindakan yang Tepat di Sepang

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 07:23 WIB

Lorenzo Bantah Bersekongkol dengan Marquez untuk Singkirkan Rossi

Lorenzo Bantah Bersekongkol dengan Marquez untuk Singkirkan Rossi

News | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 05:22 WIB

Terkini

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan

Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR

Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:45 WIB

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×