Warga Hadang Truk Sampah DKI, Polisi: Mereka Terganggu Bau

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 02 November 2015 | 16:30 WIB
Warga Hadang Truk Sampah DKI, Polisi: Mereka Terganggu Bau
Warga dan ormas hadang truk sampah warga DKI di perempatan Cileungsi, Bogor Timur. Truk-truk sampah itu akan menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (2/1/2015). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Puluhan truk pengangkut sampah warga Jakarta dipaksa kembali lagi ke Jakarta oleh warga Cileungsi, Bogor Timur, didukung sejumlah organisasi kemasyarakatan dan LSM di perempatan Cileungsi, tepatnya di bawah flyover, Senin (2/11/2015) siang. Akibatnya, truk berton-ton sampah tidak bisa dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi.

Aksi tersebut mendapat pengawasan dari anggota Kepolisian Sektor Cileungsi dan Polisi Pamong Praja.

Kepala Polsek Cileungsi Komisaris Polisi Mujianto mengatakan warga demo karena merasa terganggu oleh bau sampah setiap kali truk melintas. Selain itu, katanya, warga juga protes dengan air lindi yang keluar dari truk juga berceceran di jalan raya. Air ini juga tak kalah bau.

"Warga banyak yang menolak truk sampah DKI karena banyak sampah dan air yang menetes di jalan karena sampah. Dan bikin macet juga karena lagi ada pengecoran jalan," katanya.

Sampai berita ini diturunkan, menurut pengamatan Suara.com, ratusan warga masih berdiri di trotoar yang berada di bawah flyover. Mereka akan ke tengah jalan setiap kali melihat truk sampah dari Jakarta datang.

Sejumlah ormas dan LSM yang ikut aksi, antara lain Pemantau Kinerja Aparatur Negara, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, dan Karang Taruna Cileungsi.

Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara Rommy Sikumbang mengatakan sejauh ini massa sudah menghadang sekitar 28 truk sampah

Aksi warga terjadi saat berlangsung polemik pengelolaan sampah antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, DPRD Kota Bekasi, dan pengelola sampah PT. Godang Tua Jaya. Polemik tersebut berujung saling ancam.

Bahkan, Ahok meminta penegak hukum mengaudit dan memeriksa keuangan Godang Tua Jaya.

Godang Tua Jaya kemudian mengancam melaporkan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama karena dinilai memfitnah mereka dengan mengatakan ada kongkalingkong dengan DPRD Kota Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konflik Sampah, DPRD Minta Ahok dan Bekasi Tak Gontok-gontokan

Konflik Sampah, DPRD Minta Ahok dan Bekasi Tak Gontok-gontokan

News | Senin, 02 November 2015 | 16:07 WIB

DPRD Ingatkan Pemprov, Jangan Sampai Jakarta Jadi Lautan Sampah

DPRD Ingatkan Pemprov, Jangan Sampai Jakarta Jadi Lautan Sampah

News | Senin, 02 November 2015 | 15:58 WIB

Dihadang Warga, Puluhan Truk Sampah Terpaksa Kembali ke Jakarta

Dihadang Warga, Puluhan Truk Sampah Terpaksa Kembali ke Jakarta

News | Senin, 02 November 2015 | 15:33 WIB

Ratusan Warga Cileungsi dan Ormas Hadang Truk Sampah Jakarta

Ratusan Warga Cileungsi dan Ormas Hadang Truk Sampah Jakarta

News | Senin, 02 November 2015 | 14:19 WIB

Diancam DPRD Bekasi, Ahok: Nggak Usah Main Gertak

Diancam DPRD Bekasi, Ahok: Nggak Usah Main Gertak

News | Senin, 02 November 2015 | 10:07 WIB

Terkini

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

×