Alasan Kapolri Terbitkan Surat Edaran "Hate Speech"

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 05 November 2015 | 16:51 WIB
Alasan Kapolri Terbitkan Surat Edaran "Hate Speech"
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengklarifikasi jika Surat Edaran (SE) tentang Ujaran Kebencian atau hate speech bukan ditujukan untuk membungkam hak berekspre‎si dan berpendapat.

Kata dia ini ditujukan kepada jajaran kepolisian untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya konflik di lapangan karena ujaran kebencian.

"Surat edaran hate speech ini untuk pencegahan sedini sebelum ujaran kebencian jadi tindak pidana. Selain itu, untuk meminimalisir adanya konflik di masyarakat," kata Badrodin dalam acara pertemuan dengan para wartawan dan pemred media massa di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Dia menegaskan surat itu bukan kebijakan baru bagi masyarakat. Itu hanya bersifat pemberitahuan kepada internal kepolisian saja.

"Ini hanya pemberitahuan kepada internal Polri, ini bukan ditujukan kepada masyarakat," jelasnya.

Badrodin mengakui beredarnya surat itu di berbagai media massa telah menimbulkan keresahan beberapa kalangan. Pasalnya hal tersebut bisa melanggar hak asasi manusia. Menurutnya, surat tersebut hanya bersifat biasa yang berisi petunjuk kepada jajaran anak buahnya.

"Tanggapan masyarakat bermacam-macam. Ada yang menanggapi ini sebagai niat terselubung, sebagai alat membungkam orang-orang kritis, dan lainnya. Padahal ini hal yang biasa, sama kayak saya kasih petunjuk kepada bawahan saya," terangnya.

Salah satu alasan diterbitkan surat edaran itu karena selama ini banyak Polisi yang tidak memahami mengenai ujaran kebencian dan prosedur penanganannya.

"Selama ini masih banyak jajaran Kepolisian yang tidak mengerti bentuk ujaran kebencian, mereka ragu-ragu dalam menangani kasus itu," katanya.

Maka dengan serat edaran itu diharapkan polisi bisa mendeteksi dini adanya ujaran kebencian yang terjadi di masyarakat dan melakukan pencegahan agar tidak menjadi konflik yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vietnam Penjarakan Jurnalis karena Dituduh Jadi Mata-mata

Vietnam Penjarakan Jurnalis karena Dituduh Jadi Mata-mata

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 16:15 WIB

Vietnam Akan Pangkas Jumlah Media sampai Tahun 2020

Vietnam Akan Pangkas Jumlah Media sampai Tahun 2020

News | Sabtu, 26 September 2015 | 13:34 WIB

Bima Arya Sebut Media Massa di Kota Bogor Jadi Alat Politik

Bima Arya Sebut Media Massa di Kota Bogor Jadi Alat Politik

News | Selasa, 22 September 2015 | 16:41 WIB

Hana Hikoyabi Raih SK Trimurti Award 2015

Hana Hikoyabi Raih SK Trimurti Award 2015

News | Jum'at, 04 September 2015 | 19:17 WIB

AJI Kecam Pemerintah Jokowi Batasi Akses Jurnalis Asing

AJI Kecam Pemerintah Jokowi Batasi Akses Jurnalis Asing

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 20:16 WIB

Wartawan Sudan Selatan Ditembak Mati

Wartawan Sudan Selatan Ditembak Mati

News | Kamis, 20 Agustus 2015 | 18:58 WIB

Pengkritik Bupati Gowa Lewat 'Line' Dipenjara 8 Bulan

Pengkritik Bupati Gowa Lewat 'Line' Dipenjara 8 Bulan

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 16:27 WIB

Terkini

Prabowo: Respons Kita di NTT Sangat Cepat dan Masif, Negara Hadir

Prabowo: Respons Kita di NTT Sangat Cepat dan Masif, Negara Hadir

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:40 WIB

DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit

DFSK E5 Plus 'Tancap Gas' di Medan: Canggih, Nyaman dan Sangat Irit

Sumut | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:36 WIB

9 Lipstik Mengandung Hyaluronic Acid untuk Bibir Kering dan Pecah-pecah

9 Lipstik Mengandung Hyaluronic Acid untuk Bibir Kering dan Pecah-pecah

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Perangkap Nostalgia dan Cinta Tak Terbalas dalam Novel 'White Nights'

Perangkap Nostalgia dan Cinta Tak Terbalas dalam Novel 'White Nights'

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Adhi Karya Pasrah Saham Digembok Imbas Gagal Bayar Utang Obligasi

Adhi Karya Pasrah Saham Digembok Imbas Gagal Bayar Utang Obligasi

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:27 WIB

7 Pilihan HP Murah untuk Ojol: Baterai Jumbo, Tahan Air dan GPS Akurat

7 Pilihan HP Murah untuk Ojol: Baterai Jumbo, Tahan Air dan GPS Akurat

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Review Freefall: A Reckoning for Boeing, Bongkar Tuntas Persoalan Boeing

Review Freefall: A Reckoning for Boeing, Bongkar Tuntas Persoalan Boeing

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Prabowo Minta Bahlil Hentikan Total Impor BBM dan LPG Secepatnya

Prabowo Minta Bahlil Hentikan Total Impor BBM dan LPG Secepatnya

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Rahasia Sukses Jangka Panjang: 5 Kebiasaan Sederhana yang Sering Diabaikan Pengusaha

Rahasia Sukses Jangka Panjang: 5 Kebiasaan Sederhana yang Sering Diabaikan Pengusaha

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Awas Beredar Beras Fortifikasi Abal-abal, Klaim Ada Vitamin

Awas Beredar Beras Fortifikasi Abal-abal, Klaim Ada Vitamin

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:10 WIB

×