Pascabom Paris, Kedutaan Prancis di Jakarta Diperketat

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 15 November 2015 | 08:22 WIB
Pascabom Paris, Kedutaan Prancis di Jakarta Diperketat
Penjagaan polisi di depan Kedutaan Prancis, Jakarta. (suara.com/Erick tanjung)

Suara.com - Pengamanan Kedutaan Besar Prancis di Jakarta ditingkatkan pascakejadian serangan ISIS yang menewaskan hingga ratusan orang di Paris, Jumat (13/11/2015) malam waktu setempat.

Pantuan Suara.com, sejumlah Polisi dari pengamanan objek vital Polda Metro Jaya tampak berjaga-jaga di depan pintu gerbang kantor Kedubes Prancis yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/11/2015).

Namun pengamanan itu tak mengganggu warga yang tengah berolah raga di Car Free Day. Di depan kantor Kedubes itu tampak masih banyak pedagang kaki lima berjualan. Aktivitas warga sama seperti mingu-minggu sebelumnya.

Salah satu petugas Polisi, Aiptu Agung W ‎menuturkan dia bersama rekan-rekannya ditugaskan untuk menjaga kantor Kedutaan setelah kejadian aksi teror bom dan penembakan di Paris kemarin.

"Atensi Kapolda Metro Jaya atas kejadian di Paris kemarin, kami ditugaskan untuk menjaga pengamanan kantor Kedutaan ini. Kami ada enam orang piket secara bergantian," kata Agung.

Sebelumnya diberitakan, pertandingan sepak bola persahabatan antara tuan rumah Prancis dan Jerman tetap berlanjut hingga selesai meski terjadi serangan teroris di dekat stadion di Paris, Jumat malam waktu Paris atau Sabtu waktu Indonesia.

Prancis menang 2-0 pada pertandingan itu. Dua kali suara ledakan di luar terdengar dari dalam stadion pada babak pertama.

Presiden Prancis Francois Hollande yang menyaksikan pertandingan itu kemudian meninggalkan stadion setelah terdengar suara ledakan.

Sekitar 80 ribu penonton semula tidak terlalu perhatian pada insiden di luar stadion, dan mereka tetap merayakan gol-gol yang dibuat oleh Olivier Giroud dan Andre-Pierre Gignac.

Kejadian bom dan penembakan terhadap warga sipil tersebut‎ diprediksi akan berimplikasi secara psikologis terhadap Conference of Parties (COP) 21) yang akan digelar di Paris dua pekan mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senator Nilai Obama Perlu Perluas Serangan AS ke ISIS

Senator Nilai Obama Perlu Perluas Serangan AS ke ISIS

News | Minggu, 15 November 2015 | 07:57 WIB

Korsel Mulai Peringati Warganya yang Ingin ke Paris

Korsel Mulai Peringati Warganya yang Ingin ke Paris

News | Minggu, 15 November 2015 | 07:19 WIB

Menlu: Belum Ditemukan WNI Korban Bom Paris

Menlu: Belum Ditemukan WNI Korban Bom Paris

News | Minggu, 15 November 2015 | 07:03 WIB

Prancis Tak Akan Beri Ampun pada ISIS

Prancis Tak Akan Beri Ampun pada ISIS

News | Minggu, 15 November 2015 | 06:29 WIB

Horor di Paris: "Mereka Habisi Sandera Satu Per Satu"

Horor di Paris: "Mereka Habisi Sandera Satu Per Satu"

News | Minggu, 15 November 2015 | 06:14 WIB

Berbaring di Antara Mayat, Perempuan Dekap Mantan yang Sekarat

Berbaring di Antara Mayat, Perempuan Dekap Mantan yang Sekarat

News | Minggu, 15 November 2015 | 06:07 WIB

Din Syamsuddin: Teror di Paris Sangat Menyedihkan

Din Syamsuddin: Teror di Paris Sangat Menyedihkan

News | Minggu, 15 November 2015 | 06:31 WIB

NU Kutuk Teror di Paris

NU Kutuk Teror di Paris

News | Minggu, 15 November 2015 | 06:28 WIB

Paus Fransiskus Terguncang atas Teror di Paris

Paus Fransiskus Terguncang atas Teror di Paris

News | Minggu, 15 November 2015 | 06:14 WIB

Jerman: Jangan Hubungkan Insiden Paris dengan Arus Imigran

Jerman: Jangan Hubungkan Insiden Paris dengan Arus Imigran

News | Minggu, 15 November 2015 | 06:12 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB