Filep Karma Bebas, Polisi Pantau Gerakan Tokoh OPM

Laban Laisila, Erick Tanjung

Jum'at, 20 November 2015 | 07:46 WIB
Filep Karma Bebas, Polisi Pantau Gerakan Tokoh OPM
Kapolri Badrodin Haiti. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Setelah menjalani hukuman penjara 11 tahun, tahanan politik Papua, Filep Karma bebas, Kamis (19/11/2015). Tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu ‎tetap menyatakan terus berjuang untuk kemerdekaan Papua.

Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan Filep bebas setelah melalui proses hukum yang ia jalani. Namun bagi dia Filep bukan tahanan politik, tetapi sebagai mantan narapidana.

"Kalau anda bilang tahahan politik, bagi saya saya dia tahanan kriminal," kata Badrodin saat dihubungi, Kamis malam (19/11/2015).

Badrodin menuturkan, pihaknya akan terus memantau pergerakan Filep setelah bebas dan kembali di masyarakat. Namun tidak ada tim khusus untuk mengawasi pergerakan Filep.

"Tak hanya dia, semua warga kan dipantau. Ada yang dipantau langsung dan ada yang tidak," ujarnya.

Kendati demikian, jika melakukan tindakan pelanggaran hukum kembali, Polisi akan menindak tegas.

"Kalau melanggar tentu ditindak tegas," jelasnya.

Dia menambahkan, paska Filep bebas kondisi di tanah Papua tetap kondusif, tidak ada pergerakan yang mengganggu keamanan masyarakat.

"Situasi aman, tidak ada masalah," kata mantan Kabaharkam Mabes Polri tersebut.

‎Seperti diketahui, Filep ditangkap dan dikurung penjara karena memimpin demo serta meneriakkan "merdeka" dengan mengibarkan bendera Bintang Kejora sebagai simbol gerakan Papua Merdeka pada 2004 silam di Kota Jayapura. Filep ditangkap dan dituding memberontak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontras Desak Kapolri Segera Merevisi SE Hate Speech

Kontras Desak Kapolri Segera Merevisi SE Hate Speech

News | Rabu, 11 November 2015 | 06:25 WIB

Terkini

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

Gudang di Cakung Terbakar Hebat, Damkar Berjibaku Hampir 5 Jam Jinakkan Api

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

Lawan Praperadilan Ketum Kesthuri, KPK: Status Tersangka Korupsi Haji Sah, Bukti Lebih dari Dua!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:52 WIB

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

Iran: Prancis Jangan Perumit Situasi dan Provokasi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:50 WIB

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

×