Sampurasun Jadi Campur Racun, Acil Bimbo: Ini Bukan Lagi Bercanda

Siswanto | Suara.com

Kamis, 26 November 2015 | 14:25 WIB
Sampurasun Jadi Campur Racun, Acil Bimbo: Ini Bukan Lagi Bercanda
Rizieq Shihab [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Seniman dan budayawan Acil Bimbo mengatakan pernyataan pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab yang memplesetkan salam "sampurasun" menjadi "campur racun" harus didiskusikan kembali oleh semua elemen, terutama yang merasa tersinggung.

"Jadi apa memang cuma segini yang tersinggung. Saya yakin bukan cuma di Bandung saja yang tersinggung. Ini cerminan, orang Bandung sudah tidak jadi pribumi lagi di Bandung," kata Acil dikutip dari Antara.

Acil menganggap masalah ini bukan persoalan sepele.

"Kenapa dia berani, karena dia merasa kuat, percaya diri. Ini bukan lagi bercanda," kata Acil.

Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat telah melaporkan Rizieq Shihab atas tuduhan penghinaan dan pelecehan terhadap budaya Sunda karena ucapannya.

Mereka mengecam Rizieq Shihab dan melarangnya datang ke Jawa Barat, selain itu menuntutnya minta maaf secara terbuka.

Kejadian yang sangat menyinggung perasaan orang Sunda itu terjadi ketika Rizieq diundang berceramah di Purwakarta pada Senin (15/11/2015). Dalam ceramah, Rizieq mengubah salam khas Sunda, 'sampurasun' menjadi 'campur racun.'

Orang Sunda merasa dihina dan budayanya dilecehkan. Bahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sangat menyayangkan sikap Rizieq. Mereka minta Rizieq segera meminta maaf kepada masyarakat Sunda.

Ketika wartawan hendak minta tanggapan FPI atas kasus tersebut, salah satu pengurus FPI, Saeroji, di markas Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, tidak mau menanggapi. Dia malah menanyakan surat tugas wartawan.

"Tidak mau menanggapi perihal tersebut kalau tidak ada surat pengantar dari media," kata Saeroji kepada Suara.com.

Saeroji mengaku pagi tadi sudah mengusir wartawan yang datang ke markas FPI untuk tujuan yang sama.

"Tadi pagi aja ada wartawan Liputan 6 saya usir, karena tidak bawa surat pengantar," kata Saeroji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pidato Lengkap 'Campur Racun' Habib Rizieq

Ini Pidato Lengkap 'Campur Racun' Habib Rizieq

News | Kamis, 26 November 2015 | 14:16 WIB

Sampurasun Jadi Campur Racun, Ini Sebab Orang Sunda Marah Besar

Sampurasun Jadi Campur Racun, Ini Sebab Orang Sunda Marah Besar

News | Kamis, 26 November 2015 | 14:04 WIB

Sampurasun Jadi Campur Racun, Rizieq Shihab Terancam UU ITE

Sampurasun Jadi Campur Racun, Rizieq Shihab Terancam UU ITE

News | Kamis, 26 November 2015 | 13:50 WIB

Terkini

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:43 WIB

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:39 WIB

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:30 WIB

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:02 WIB

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:56 WIB

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:48 WIB