Ahok Berani Jamin Jokowi Tidak Minta Saham Freeport

Rabu, 09 Desember 2015 | 06:31 WIB
Ahok Berani Jamin Jokowi Tidak Minta Saham Freeport
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Direktur Konstruksi PT. MRT Jakarta M. Nasir saat meninjau proyek terowongan MRT di Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2015). (Antara)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku yakin kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak meminta saham PT Freeport Indonesia sebesar 11 persen, seperti yang diduga dikatakan Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha M Riza Chalid, dalam pertemuan dengan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin, terkait perpanjangan kontrak Freeport.

"Makanya saya jamin, beliau itu nggak mungkin minta saham, minta uang. Terima aja nggak mau," kata Ahok, saat di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Ketika ditanya apakah Jokowi tipikal orang yang koppig seperti yang disebut-sebut, Ahok mengatakan tidak. Namun apabila Jokowi memang keras kepala pun, Ahok mengaku tidak perlu dipermasalahkan, asal untuk kepentingan bangsa.

"Kalau keras kepala beliau untuk kepentingan rakyat, APBD gitu, ya keras kepala (nggak masalah). Kalau dia putusin keras kepala, termasuk misalnya soal gantiin orang, waktu saya bilang 'Pak ganti, pak.' Dia gak akan ganti," kata Ahok.

"Tapi Pak Jokowi itu lebih (ke) keras pendirian, ya. Keras kepala itu hanya gaya bahasa. Itu bukan keras kepala itu istilahnya. (Keras) Pendiriannya, pegang prinsip," ujar Ahok menambahkan.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sempat mengungkapkan kemarahannya atas kasus dugaan pencatutan nama dirinya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Proses yang berjalan di MKD harus kita hormati. Tetapi, tidak boleh yang namanya lembaga itu dipermain-mainkan. Lembaga negara itu bisa kepresidenan, bisa lembaga negara yang lain," kata Jokowi kemarin.

"Saya nggak apa-apa dikatakan presiden gila, presiden saraf, presiden koppig, nggak apa-apa. Tapi kalau sudah menyangkut wibawa, mencatut, meminta saham 11 persen, itu yang saya tidak mau. Nggak bisa! Ini masalah kepatutan, masalah kepantasan, masalah etika, masalah moralitas, dan itu masalah wibawa negara," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI