Jerman Catat Nama Terduga Peneror Bom Tahun Baru

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Januari 2016 | 19:10 WIB
Jerman Catat Nama Terduga Peneror Bom Tahun Baru
Polisi berjaga di depan stasiun Munich pascateror bom di Jerman. (Reuters)

Suara.com - Kepolisian Munich, Jerman sudah mengetahui nama-nama terduga peneror bom tahun baru di negaranya, Kamis (31/12/2015) kemarin. Namun polisi merahasiakannya.

Kepala Kepolisian Munich, Hubertus Andrae menjelaskan polisi tidak tahun keberadaan mereka. Dugaannya mereka ada di Munich, atau bisa juga tidak ada di Jerman. Sehingga belum ada informasi keberadaan mereka. Meski ancaman berbunyi ancaman ledakan bom bunuh diri.

"Kami menerima nama-namanya. Tapi kita tidak bisa mengatakan jika mereka berada di Munich atau bahkan di Jerman," kata Andrae.

"Pada titik ini kita tidak tahu apakah nama-nama ini sudah benar, jika orang-orang ini ada, atau di mana mereka. Jika kami tahu ini, akan ada langkah yang jelas. Tapi kami tidak memiliki informasi bahwa orang-orang ini di Munich atau di Jerman, "tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengatakan laporan intelijen Prancis, mengindikasikan bahwa kelompok militan ISIS berada di balik serangan yang direncanakan.

Polisi memiliki informasi jumlah peneror sebanyak 5 atau 7 pembom bunuh diri. Namun pengeboman ini belum terjadi. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Jerman: Situasi Teror Bom Belum Reda

Polisi Jerman: Situasi Teror Bom Belum Reda

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 17:14 WIB

Polisi Sebut Teror Bom di Mal Teras Kota Hanya Iseng

Polisi Sebut Teror Bom di Mal Teras Kota Hanya Iseng

News | Jum'at, 01 Januari 2016 | 15:31 WIB

Ini Kronologis Ancaman Teror Bom BSD di Malam Tahun Baru 2016

Ini Kronologis Ancaman Teror Bom BSD di Malam Tahun Baru 2016

News | Kamis, 31 Desember 2015 | 23:02 WIB

Tunisia Kembali Perpanjang Keadaan Darurat

Tunisia Kembali Perpanjang Keadaan Darurat

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 06:30 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB