Pemerintah Berharap KPK Lebih Banyak Usut Kasus TPPU

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Kamis, 07 Januari 2016 | 16:18 WIB
Pemerintah Berharap KPK Lebih Banyak Usut Kasus TPPU
Menkopolhukam Temui Pimpinan KPK

Suara.com - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih banyak mengusut kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pasalnya menurut Luhut, dengan demikian keuangan negara yang dirugikan diharap akan dapat dikembalikan ke dalam kas negara.

"Salah satunya itu (prioritas kasus TPPU), karena angkanya besar. Daripada hanya mengusut Rp200 juta, Rp500 juta. (Itu) Angkanya kan besar-besar, bisa triliunan," kata Luhut di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).

 
Luhut yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan itu pun mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah mempunyai data tentang kasus-kasus TPPU tersebut. Sehubungan dengan itu, dirinya pun merasa sangat yakin bahwa KPK bisa mewujudkan harapan pemerintah tersebut.

"Iya, punya-lah. Masa tidak punya (datanya)," kata Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan bahwa harapannya tersebut dilatarbelakangi oleh kecilnya angka pembayar pajak di Indonesia. Dia berharap, dengan bekerjanya tim TPPU yang dibantu oleh KPK, maka pendapatan negara akan semakin meningkat.

"Sekarang keinginannya itu kami dari Tim TPPU. Tapi jangan salah ini, nanti dibilang negara ekonomi lagi. Itu dilakukan supaya jumlah pembayar pajak itu lebih banyak. Sekarang ini kan hanya kurang dari satu juta. Kita coba supaya lebih banyak, sehingga dengan demikian revenue negara dari pajak bisa meningkat," tutup Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut: Berantas Korupsi Jangan Gaduh, Tenang Tapi Hasilnya Jelas

Luhut: Berantas Korupsi Jangan Gaduh, Tenang Tapi Hasilnya Jelas

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 15:16 WIB

Ketua KPK: Kalau Peradilan Bersih, Kriminalisasi Tak Akan Terjadi

Ketua KPK: Kalau Peradilan Bersih, Kriminalisasi Tak Akan Terjadi

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 20:41 WIB

Hakim MK Ungkap Pengalaman Menakutkan Saat Dipanggil KPK

Hakim MK Ungkap Pengalaman Menakutkan Saat Dipanggil KPK

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 15:33 WIB

Masukan Penting Hakim MK Untuk KPK Kalau Ada Uji Materi UU

Masukan Penting Hakim MK Untuk KPK Kalau Ada Uji Materi UU

News | Rabu, 06 Januari 2016 | 12:17 WIB

Terkini

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB