Misteri Kematian Mirna, Pegawai Kafe Olivier Kompak Tutup Mulut

Siswanto | Suara.com

Minggu, 10 Januari 2016 | 15:53 WIB
Misteri Kematian Mirna, Pegawai Kafe Olivier Kompak Tutup Mulut
Kafe Olivier di Grand Indonesia, tempat Wayan Mirna Salihin minum kopi sebelum meninggal dunia [suara.com/Eva Aulia]

Suara.com - Kafe Olivier di Grand Indonesia, Jakarta, tetap buka seperti biasa, Minggu (10/1/2016). Di kafe inilah, Wayan Mirna Salihin (27) minum kopi untuk yang terakhir kalinya, Rabu (6/1/2016). Mirna meninggal setelah menyeruput es kopi Vietnam. Sebab kematian alumni Jubilee School masih diselidiki polisi karena ada yang tidak beres.

Menurut pengamatan Suara.com, kafe tersebut terlihat tetap dipenuhi pengunjung. Mereka menikmati berbagai menu andalan kafe.

Pegawai kafe terkesan tertutup dengan wartawan, sejak kasus Mirna terjadi.

Ketika dimintai tanggapan mengenai kasus Mirna, beberapa karyawan bilang tidak tahu menahu.

"Nggak tahu, saya baru dua hari kerja di sini. Kalau soal pengunjung, biasa saja, mbak. Seperti hari-hari biasa," kata Sania, pegawai Olivier.

Kafe ini, katanya, biasanya mulai buka jam 11.00 WIB dan ditutup jam 22.00 WIB.

Wartawan Suara.com diamati terus oleh salah satu pegawai. Tetapi begitu pegawai tersebut didekati dengan maksud untuk wawancara, dia buru-buru pergi.

Para pegawai kompak mengatakan tidak tahu kasus Mirna.

Rabu itu, Mirna janjian ketemu dengan kedua temannya, S dan N. Kopi yang diminum Mirna, kabarnya dipesan oleh temannya.

Setelah Mirna datang dan menyeruput kopi, tak lama kemudian kejang dan tak sadarkan diri.

Lulusan Swinburne University of Technology itu sempat dilarikan ke klinik kesehatan mal, tetapi kemudian dibawa keluarga ke RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Tapi, nyawa Mirna tak tertolong lagi.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, teman Mirna maupun pegawai kafe, untuk membuat kronologis kasus.

Semula, korban diyakini meninggal karena serangan jantung karena sebelum ngopi dia minum pil diet. Tetapi belakangan ada informasi baru yang mengarah pada kesengajaan dari seseorang untuk menghabisi Mirna.

Hari ini, jenazah Wayan dikubur di Tempat Pemakaman Umum Gunung Gadung, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. [Eva Aulia]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Kematian Mirna, Polisi Temukan Zat Sianida di Tubuhnya

Misteri Kematian Mirna, Polisi Temukan Zat Sianida di Tubuhnya

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 15:35 WIB

Misteri Kematian Mirna, Hasil Autopsi Ada yang Mencurigakan

Misteri Kematian Mirna, Hasil Autopsi Ada yang Mencurigakan

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 14:39 WIB

Misteri Kematian Mirna Saat Ngopi di GI, Polisi Sita CCTV

Misteri Kematian Mirna Saat Ngopi di GI, Polisi Sita CCTV

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 13:59 WIB

Sebab Kematian Misterius, Jenazah Mirna Dikubur di Gunung Gadung

Sebab Kematian Misterius, Jenazah Mirna Dikubur di Gunung Gadung

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 13:21 WIB

Meninggal Usai Minum Kopi di GI, Mirna Diracun?

Meninggal Usai Minum Kopi di GI, Mirna Diracun?

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 12:33 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB