Serangan Bom Thamrin, Polisi Analisa Keaslian Suara Bahrun Naim

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 18 Januari 2016 | 15:31 WIB
Serangan Bom Thamrin, Polisi Analisa Keaslian Suara Bahrun Naim
Beberapa hari setelah serangan bom di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, beredar rekaman berisi suara Bahrun Naim di internet dengan durasi enam detik. Bahrun selama ini diduga polisi menjadi dalang serangan siang hari pada Kamis (14/1/2016) itu. Dalam rekaman, Bahrun membantah tudingan.

Menindaklanjuti beredarnya suara rekaman tersebut, Mabes Polri akan membuktikan keasliannya.

"Kami akan buktikan, kami akan ungkap itu semua secepat-cepatnya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Suharsono di Jakarta, Senin (18/1/2016).‎
 
‎Suharsono mengatakan serangan di Thamrin telah menjadi sorotan internasional.

"Masyarakat Indonesia dan dunia internasional berharap pengungkapan ini tidak terlalu lama. Beri kesempatan, penyidik ‎tengah bekerja maksimal. Kami akan ungkap tuntas," katanya.

Rekaman suara tersebut beredar di SoundCloud yang diunggah akun bernama Ghostop dengan menampilkan wajah Bahrun yang tengah memakai kaca mata. Rekaman tersebut diberi judul "Bantahan Bahrun Naim."

"Lha, wong saya itu jarang online, dikira komunikasi, komunikasi dari Hongkong apa," demikian transkrip suara yang diduga dari Bahrun.
Dalam rekaman tidak ada keterangan tertulis untuk menjelaskan konteksnya.

Pengamat terorisme dari Community of Ideological Islamic Analyst Harits Abu Ulya mengaku mengenali suara itu sebagai suara asli Bahrun.

"99 persen saya yakin itu suara BN (Bahrun Naim)," kata Ulya.

Ulya pernah mengadvokasi Bahrun dalam kasus kepemilikan amunisi pada tahun 2010.‎ Makanya dia mengaku masih mengenal suaranya.

‎Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan otak dibalik serangan di Thamrin adalah resedivis kasus teroris, Bahrun Naim. Bahrun saat ini bergabung dengan kelompok ISIS dan berada di Suriah. Dia keluar dari penjara tahun lalu setelah menjalani hukuman atas kasus ancaman teror selama 2,5 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibunda Shock Ali Ditembak karena Dituduh Teroris

Ibunda Shock Ali Ditembak karena Dituduh Teroris

News | Senin, 18 Januari 2016 | 15:24 WIB

Jasad Warga Kanada Korban Bom Thamrin Diambil Keluarga

Jasad Warga Kanada Korban Bom Thamrin Diambil Keluarga

News | Senin, 18 Januari 2016 | 15:08 WIB

Korban Bom Thamrin Ternyata Karyawan di Perusahaan Teman Mirna

Korban Bom Thamrin Ternyata Karyawan di Perusahaan Teman Mirna

News | Senin, 18 Januari 2016 | 14:57 WIB

Komisi I Tidak Sepakat BIN Diberi Kewenangan Penangkapan

Komisi I Tidak Sepakat BIN Diberi Kewenangan Penangkapan

News | Senin, 18 Januari 2016 | 14:43 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB