Kanada Tunjuk Duta Besar Pertama untuk ASEAN

Ardi Mandiri | Suara.com

Rabu, 20 Januari 2016 | 07:04 WIB
Kanada Tunjuk Duta Besar Pertama untuk ASEAN
ASEAN

Suara.com - Pemerintah Kanada baru saja mengumumkan pengangkatan Marie-Louise Hannan sebagai duta besar pertama Kanada untuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

"Pengangkatan Marie-Louise Hannan menjadi sangat penting karena ini adalah pertama kalinya Kanada memiliki duta besar khusus untuk ASEAN," ujar pihak Perwakilan Kanada untuk ASEAN dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, di Jakarta, Selasa(20/1/2016) malam.

Kebijakan ini menandakan perluasan perwakilan tetap Kanada untuk ASEAN, di Jakarta, dan menunjukkan komitmen kuat Kanada untuk meningkatkan hubungan dengan ASEAN, sambungnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kanada telah meningkatkan kehadirannya secara diplomatis di negara-negara ASEAN.

Setelah membuka perwakilan diplomatik tetap pertama di Yangon, Myanmar, pada 2013, dan pada Agustus 2015 membuka dua kantor baru di Phnom Penh, Kamboja dan Vientiane, Laos, dengan demikian untuk pertama kalinya Kanada memperkokoh kehadirannya secara diplomatik di 10 negara anggota ASEAN.

Kanada terus bermitra dengan ASEAN dalam prakarsa-prakarsa nyata di bidang-bidang utama, termasuk pengelolaan risiko bencana, hak-hak asasi manusia, penanggulangan ancaman keamanan non-tradisional, kemitraan prasarana pemerintah-swasta, serta dukungan terhadap usaha kecil dan menengah.

Sebagai salah satu dari 10 negara yang memiliki status sebagai mitra dialog ASEAN sejak 1977, Kanada dan ASEAN akan merayakan 40 tahun hubungan mitra dialog pada 2017.

ASEAN yang merupakan kawasan dengan pertumbuhan ekonomi paling pesat di dunia, menjadi mitra dagang terbesar ketujuh Kanada. Pada 2014, perdagangan Kanada-ASEAN mencapai nilai 18,8 miliar dolar AS.

Saat ini Kanada sedang berupaya meningkatkan perdagangan barang dan jasa, serta investasi bilateral ASEAN-Kanada menjelang 2020, sebagai sebuah sasaran ambisius untuk mempererat hubungan.

Kanada menyediakan lebih dari 14 miliar dolar AS untuk bantuan keamanan dalam program kawasan negara-negara anggota ASEAN. Dukungan ini akan membantu ASEAN mencapai tujuan integrasi ambisiusnya, yang memberikan sumbangsih pada perdamaian dan keamanan kawasan dan mempromosikan tujuan kebijakan luar negeri Kanada di Asia Tenggara.

Selama 2013-2014, Kanada menyediakan 320,31 miliar dolar AS untuk bantuan pembangunan resmi ke kawasan ASEAN melalui semua saluran. Ini termasuk program bantuan bilateral dan dukungan pada organisasi multilateral yang menyampaikan bantuan ke negara-negara di kawasan tersebut, serta investasi lain Pemerintah Kanada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Geram Mengetahui Biaya Logistik di Indonesia Masih Mahal

Jokowi Geram Mengetahui Biaya Logistik di Indonesia Masih Mahal

Bisnis | Senin, 18 Januari 2016 | 15:11 WIB

Bahasa Indonesia Berpotensi Jadi Bahasa ASEAN Pasca MEA Berlaku

Bahasa Indonesia Berpotensi Jadi Bahasa ASEAN Pasca MEA Berlaku

News | Jum'at, 08 Januari 2016 | 05:34 WIB

Terkini

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:24 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:22 WIB

Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH

Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:11 WIB

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:09 WIB

Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB

Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend

Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:04 WIB

KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan

KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:47 WIB

Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan

Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal

Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB