Brimob Bersenjata Masuk DPR Diibaratkan Gerebek Sarang Narkoba

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 25 Januari 2016 | 13:48 WIB
Brimob Bersenjata Masuk DPR Diibaratkan Gerebek Sarang Narkoba
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dicecar anggota Komisi III mengenai keabsahan anggota Brimob Polri bersenjata lengkap saat mengawal penyidik KPK menggeledah ruang kerja anggota DPR.

"KPK bisa menjadikan masukan bahwa melihat ancaman tempat penggeledahannya. Masa DPR seperti ini harus dikawal Brimob dengan senjata laras panjang dengan rompi antipeluru, upaya penggeledahan harus menjaga martabat lembaga tinggi negara," kata anggota Komisi III Fraksi PKS Nasir Djamil dalam rapat kerja Komisi III dengan Polri, Senin (25/1/2016).

Nasir meminta penjelasan dari Kapolri mengenai tindakan anggota Brimob Polri. Menurut Nasir perlu kehati-hatian saat menyertakan aparat keamanan dalam penggeledahan di DPR.

Senada, anggota Komisi III ‎Fraksi PKB Jazilul Fawaid mengatakan lembaga DPR harus dihormati.

Jazilul berharap kerjasama KPK dan Polri terus dijaga, tapi juga perlu mempertimbangkan etika dalam pelaksanaan tugas sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman seperti yang terjadi sekarang.

"Saya harap kerjasama antar kelembagaan itu ketika melibatkan aparatnya bisa diberikan etika pembinaan," ujar dia.

Anggota Komisi III Fraksi Golkar Bambang Soesatyo malah membandingkan aparat yang menggunakan senjata‎ saat menggeledah ruang kerja anggota DPR dengan penggeledahan terhadap bandar narkoba di Matraman, Jakarta Timur.

"Penggerebekan di Matraman hanya menggunakan senjata laras pendek, sehingga bertolak belakang dengan penggeledahan di DPR, yaitu Brimob bersenjata laras panjang," kata Bambang.

Menurutnya bila ada kekhawatiran kehilangan alat bukti, ruangan yang akan digeledah sudah lebih dahulu disegel KPK. Kemudian, apabila ada pihak yang ingin menghalangi proses penggeledahan, seharusnya bisa diantisipasi sehingga pendampingan Brimob bersenjata lengkap tidak perlu ada.

"Ini seharusnya bisa saling menghormati," tutur dia.

Sementara itu, anggota Komisi III Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan seharusnya kepolisian dan KPK berkoordinasi dengan Mahkamah Kehormatan Dewan dan meminta bantuan personil Pengamanan Dalam DPR dan Polisi Satuan Pengamanan Objek Vital saat akan menggeledah di gedung DPR.

"Karena, ada ruangan yang tidak boleh digeledah kalau status hukumnya belum jelas, maka kami minta pengamanan dari Pam Obvit," kata Dasco yang juga Wakil Ketua MKD.

 Giliran Kapolri Jenderal Badrodin menjawab. Badrodin menegaskan bahwa pengeledahan yang dilakukan KPK sudah berdasarkan kesepakatan KPK-Polri. KPK punya kewenangan meminta bantuan Polri untuk mem-backup.

Terkait penggunaan senjata laras panjang, Badrodin itu didasarkan pada pertimbangan KPK dalam menilai tingkat kerawanan area yang akan digeledah. Badrodin mengatakan ketika itu, KPK menilai dibutuhkan Brimob bersenjata.

"Ini arahannya agar antara KPK-Polri ada kerjasama yang baik. Sehingga berdasarkan MoU itu, yang diminta adalah Brimob dengan kelengkapannya itu, maka kami berikan Brimob," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bambang Dipilih Jadi Ketua Komisi III, Kapolri Beri Selamat

Bambang Dipilih Jadi Ketua Komisi III, Kapolri Beri Selamat

News | Senin, 25 Januari 2016 | 12:02 WIB

Alasan Kapolri Brimob Siaga saat KPK Geledah DPR

Alasan Kapolri Brimob Siaga saat KPK Geledah DPR

News | Senin, 25 Januari 2016 | 11:16 WIB

Pimpinan DPR Dukung KPK Usut Korupsi Damayanti

Pimpinan DPR Dukung KPK Usut Korupsi Damayanti

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 10:46 WIB

Terkini

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:02 WIB

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:48 WIB

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:37 WIB

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:35 WIB

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:34 WIB

Sensor Media Venezuela Bikin Warga Kalang Kabut Cari Keluarga yang Terjebak Pascagempa Bumi

Sensor Media Venezuela Bikin Warga Kalang Kabut Cari Keluarga yang Terjebak Pascagempa Bumi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:33 WIB

Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?

Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:30 WIB