Puan Minta Semua Pemda Jemput Eks Gafatar dari Penampungan

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 02 Februari 2016 | 13:05 WIB
Puan Minta Semua Pemda Jemput Eks Gafatar dari Penampungan
Sebanyak 712 pengungsi mantan anggota Gafatar tiba di dermaga Kolinlamil TNI AL‎, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (27/1/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengungkapkan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara yang baru dipulangkan dari Kalimantan Barat, kini ditampung di asrama-asrama haji, antara lain di Jakarta sebanyak 3.004 orang, Semarang sebanyak 1.752 orang, Surabaya sebanyak 727 orang, dan Makassar sebanyak 281 orang.

"Kami berharap akan ada (solusi) dalam rapat ini agar mereka yang ada di daerah transit itu segera dikembalikan ke wilayah asal mereka masing-masing," ujar Puan setelah memimpin rapat koordinasi di kantor Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2016).

Adapun total mantan anggota Gafatar yang telah dipulangkan ke tujuh provinsi asal mereka mencapai sebanyak 5.764 orang.

Sejak pagi tadi, Puan rapat koordinasi dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise.

Puan meminta setiap pemerintah daerah asal warga mantan anggota Gafatar bersedia menjemput dari asrama haji dan mengantarkan mereka pulang ke rumah masing-masing.

"Seluruh pemda diminta segera menjemput eks Gafatar ini, agar bisa kembali ke tempat asalnya dan bersosialisasi di masyarakat yang ada di kampungnya," kata Puan.

"Agar bisa jadi masyarakat yang memang berpikir nasionalis, dan tentunya kembali keyakinannya masing-masing dan sesuai ke agamanya masing-masing," Puan menambahkan.

Pemerintah, kata Puan, akan terus melakukan pendampingan kepada mereka secara berkesinambungan, terutama terkait nilai kebangsaan dan keagamaan.

"Sehingga mereka bisa kembali berbaur menjadi masyarakat Indonesia yang memang azas pancasila karenanya kami kedepan akan menindaklanjuti bagaimana agar mereka bisa hidup bersosialisasi di kehidupan yang selayaknya," kata menteri dari PDI Perjuangan.

Mayoritas warga mantan anggota Gafatar berharap kepada pemerintah nanti mengganti aset yang terpaksa mereka tinggalkan di Kalimantan Barat. Sebab, perpindahan mereka ke luar Pulau Kalimantan bukan kehendak sendiri, melainkan dipaksa, bahkan sebagian rumah dibakar, karena kekhawatiran atas aktivitas Gafatar yang dinilai menyimpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puan: Eks Anggota Gafatar Sudah Dipulangkan ke Tujuh Provinsi

Puan: Eks Anggota Gafatar Sudah Dipulangkan ke Tujuh Provinsi

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 11:05 WIB

Kasus Gafatar di Bareskrim Mulai Masuk Proses Penyidikan

Kasus Gafatar di Bareskrim Mulai Masuk Proses Penyidikan

News | Senin, 01 Februari 2016 | 22:20 WIB

Sebanyak 603 Eks Anggota Gafatar DIpulangkan ke Daerahnya

Sebanyak 603 Eks Anggota Gafatar DIpulangkan ke Daerahnya

News | Minggu, 31 Januari 2016 | 00:52 WIB

Sebanyak 903 Eks-Gafatar Dipulangkan dari Kalbar

Sebanyak 903 Eks-Gafatar Dipulangkan dari Kalbar

News | Sabtu, 30 Januari 2016 | 12:27 WIB

Ini Sebabnya Para Eks Anggota Gafatar Kehabisan Harta Benda

Ini Sebabnya Para Eks Anggota Gafatar Kehabisan Harta Benda

News | Jum'at, 29 Januari 2016 | 19:01 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB