Keuskupan Agung Singapura Peringatkan Kemunculan Nabi-nabi Palsu

Ruben Setiawan

Selasa, 02 Februari 2016 | 13:44 WIB
Keuskupan Agung Singapura Peringatkan Kemunculan Nabi-nabi Palsu
Ilustrasi kalung rosario. (Shutterstock)

Suara.com - Keuskupan Agung Katholik Singapura memperingatkan umatnya atas kemunculan orang-orang yang diduga sebagai nabi palsu.

Surat kabar resmi Keuskupan Agung Singapura CatholicNews, seperti dikutip oleh Asia One, mengatakan bahwa Kantor Apostolik, kantor cabang keuskupan, mengedarkan sebuah artikel menyoroti soal kemunculan dua orang perempuan yang mengklaim mendapat wahyu dari Sang Ilahi.

Yang pertama adalah seorang peramal Irlandia bernama Mary Carberry atau "Maria Divine Mercy" (Maria Rahmat Ilahi). Sementara itu, yang kedua adalah Fabienne Guerrero, seorang perempuan yang mengaku sebagai nabi dan diyakini berasal dari Prancis.

Menurut Kantor Apostolik Keuskupan Agung Singapura, Mary Carberry, selama bertahun-tahun mengklaim telah menerima pesan dari Yesus Kristus dan Perawan Maria. Mary punya pengikut yang jumlahnya signifikan, termasuk di Singapura.

Disebutkan pula, "gerejanya" telah ditolak oleh Keuskupan Agung Dublin, Irlandia dan Keuskupan Agung lain di Eropa, Amerika, dan Australia.

Sementara itu, Fabienne, dikabarkan datang ke Singapura bulan November tahun lalu dan memberikan pengajaran tanpa izin. Fabienne, kepada para pengikutnya, memperingatkan bahwa mereka akan masuk neraka jika melakukan praktik-praktik tertentu, seperti mengkremasi jasad mereka ketika meninggal dunia.

Mereka yang hadir dalam pengajarannya mengatakan, Fabienne mengaku bertobat dan kembali memeluk agama Katholik setelah bertahun-tahun melakukan dosa. Fabienne mengatakan, ia memperoleh wahyu ilahi bahwa dirinya adalah seorang nabi.

Kantor Apostolik menyebut, kedua sosok ini "kerap menyampaikan pesan-pesan yang tidak sesuai dengan ajaran Katholik di samping unsur-unsur yang lebih ortodoks".

Artikel tersebut juga mengatakan, seperti Mary Carberry, Fabienne juga kerap menghindar dari otoritas Katholik Singapura.

"Ia dan warga Katholik setempat yang menyelenggarakan pengajarannya berulang kali mengabaikan regulasi Kantor Apostolik di mana pembicara asing diwajibkan memperoleh izin terlebih dahulu untuk mengadakan pengajaran," demikian disebutkan.

 Kantor Apostolik juga menyebut, regulasi tersebut ada untuk melindungi warga Katholik lokal dari kebingungan-kebingungan seperti "risiko bahaya teologis, doktrin, spiritual, dan moral" yang mungkin dibawa oleh para aktivis seperti Mary dan Fabienne.

Kantor Apostolik, melalui situs resminya pada bulan November, memperingatkan soal Fabienne, Mary, dan pastor-pastor penggalang dana tak berizin. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertama Dalam Sejarah Zionis Larang Pemimpin Gereja Ibadah di Makam Kudus

Pertama Dalam Sejarah Zionis Larang Pemimpin Gereja Ibadah di Makam Kudus

News | Senin, 30 Maret 2026 | 09:38 WIB

Ramai Kasus Aurelie Moeremans, Bagaimana Tata Cara Menikah di Gereja Katolik?

Ramai Kasus Aurelie Moeremans, Bagaimana Tata Cara Menikah di Gereja Katolik?

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:01 WIB

Natal di Serambi Mekkah, Kala Cahaya Solidaritas Lebih Terang dari Gemerlap Lampu

Natal di Serambi Mekkah, Kala Cahaya Solidaritas Lebih Terang dari Gemerlap Lampu

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 13:19 WIB

Sentuhan Solidaritas dalam Perayaan Natal, Diorama Bencana Hiasi Gereja di Jambi

Sentuhan Solidaritas dalam Perayaan Natal, Diorama Bencana Hiasi Gereja di Jambi

Foto | Selasa, 23 Desember 2025 | 19:47 WIB

Paus Leo XIV: Paus Amerika Pertama dan Harapan Baru Vatikan

Paus Leo XIV: Paus Amerika Pertama dan Harapan Baru Vatikan

Video | Jum'at, 09 Mei 2025 | 15:49 WIB

Sejarah Terukir! Kardinal Prevost Jadi Paus Pertama dari Amerika Utara

Sejarah Terukir! Kardinal Prevost Jadi Paus Pertama dari Amerika Utara

Video | Jum'at, 09 Mei 2025 | 14:23 WIB

Kenapa Paus Baru Pakai Nama Pope Leo XIV?

Kenapa Paus Baru Pakai Nama Pope Leo XIV?

Lifestyle | Jum'at, 09 Mei 2025 | 10:23 WIB

Prosedur Konklaf Pemilihan Paus: Kardinal Suharyo Jadi Kandidat Pemimpin Gereja Katolik

Prosedur Konklaf Pemilihan Paus: Kardinal Suharyo Jadi Kandidat Pemimpin Gereja Katolik

Lifestyle | Rabu, 30 April 2025 | 18:30 WIB

Sejarah Cincin Nelayan Paus Fransiskus, Ini Alasan Harus Dihancurkan Setelah Wafat

Sejarah Cincin Nelayan Paus Fransiskus, Ini Alasan Harus Dihancurkan Setelah Wafat

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 09:51 WIB

9 Prosesi Sakral Gereja Katolik Setelah Kematian Paus Fransiskus

9 Prosesi Sakral Gereja Katolik Setelah Kematian Paus Fransiskus

Lifestyle | Selasa, 22 April 2025 | 12:04 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×