Alasan Ini yang Bikin Komnas HAM Ragu Jessica Bunuh Mirna

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 05 Februari 2016 | 18:45 WIB
Alasan Ini yang Bikin Komnas HAM Ragu Jessica Bunuh Mirna
Tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, kembali diperiksa penyidik subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisioner Komnas HAM Siane Indriani menilai polisi terburu-buru menetapkan Jessica Kumala Wongso menjadi tersangka pembunuh Wayan Mirna Salihin karena tekanan opini publik. Siane curiga sebenarnya ada aktor lain dalam kasus ini.

"Cara yang dilakukan pelaku dengan menaruh sianida menunjukkan bahwa pelaku bukan orang biasa. Kalau misalnya Jessica yang bunuh, ngapain dia nungguin di situ. Ini kesimpulan yang terlalu prematur," kata Siane saat diskusi bertajuk Benarkah JKW Melakukan Pembunuhan Terhadap Mirna di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/2/2016).

Siane juga merasa aneh dengan sikap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti selama proses penyelidikan dan penyidikan.

"Polisi tidak boleh mengingatkan. Jangan-jangan kopi hanya pemicu zat yang ditelan Mirna karena kopinya sangat keras," katanya.

 Siane juga menyayangkan sikap polisi yang gampang membocorkan materi pemeriksaan ke media massa.

"Ada hal yang belakangan agak aneh yang dilakukan oleh kepolisian. Saya mengritik cara yang tidak profesional. Karena substansi tidak perlu dibongkar ke media," katanya.

Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie Juwita Boon. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.

Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 13 jam. Jessica langsung dijebloskan ke sel tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Penjelasan NSW Ambulance Soal Pekerjaan Jessica di Sidney

Badrodin: Jual Beli Ginjal Masuk Tindak Pidana Perdagangan Orang

Pengacara Jessica Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik

Dilaporkan Hary Tanoe, Jaksa Agung: Akan Kita Hadapi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Mirna Ungkap Identitas Jessica di Australia

Ayah Mirna Ungkap Identitas Jessica di Australia

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 17:34 WIB

Kompolnas Imbau Ayah Mirna Jangan Kebanyakan Bicara ke Media

Kompolnas Imbau Ayah Mirna Jangan Kebanyakan Bicara ke Media

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 16:06 WIB

Para Pakar Kumpul di Menteng, Bahas Kasus Pembunuhan Mirna

Para Pakar Kumpul di Menteng, Bahas Kasus Pembunuhan Mirna

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 15:31 WIB

Terkini

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:45 WIB

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

×