Kompolnas Imbau Ayah Mirna Jangan Kebanyakan Bicara ke Media

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 05 Februari 2016 | 16:06 WIB
Kompolnas Imbau Ayah Mirna Jangan Kebanyakan Bicara ke Media
Darmawan Salihin, ayah Wayan Mirna Salihin [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Anggota Komisi Kepolisian Nasional Edi Hasibuan mengimbau Darmawan Salihin, ayah Wayan Mirna Salihin (27), agar jangan terlalu banyak memberikan keterangan ke media massa. Keterangan Darmawan dikhawatirkan menggiring opini dan menyulitkan penyidik kepolisian yang sedang menangani kasus.

"Kemudian kalau kita lihat, perkembangan sampai saat ini kasusnya masih ramai, ditambah Pak Darmawan Salihin, orangtua Mirna, yang terus memberikan pernyataan, walaupun kita tahu rekamannya diulang-ulang," kata Edi dalam diskusi bertajuk Benarkan JKW Melakukan Pembunuhan Terhadap Mirna di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/2/2016).

Edi mengimbau Darmawan menahan diri sampai ada keputusan pengadilan.

"Yang terlalu banyak pernyataan pada publik kami nilai bisa mempersulit penyidikannya. Kami mengharapkan Pak Dermawan orangtuanya Mirna mungkin pernyataannya bisa sedikit dikurangi jangan terlalu vulgar agar nggak menyulitkan penyidik dalam pengembangan kasus ini," kata Edi.

Pernyataan terakhir Darmawan yang kemudian dimasukkan ke dalam berkas acara pemeriksaan kasus Jessica adalah terkait kalimat mesra yang disampaikan Jessica kepada Mirna melalui WhatsApp.

"Dia WhatsApp salah satunya, 'Mir, mau dong dicium sama lo. Udah lama deh'," Darmawan membacakan isi pesan.

Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie Juwita Boon. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.

Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan selama lebih dari 13 jam. Jessica langsung dijebloskan ke sel tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Alasan Ini yang Bikin Komnas HAM Ragu Jessica Bunuh Mirna

Badrodin: Jual Beli Ginjal Masuk Tindak Pidana Perdagangan Orang

Komnas HAM Curiga Ada Aktor Lain, Bisnis Ayah Mirna Harus Dilacak

Dilaporkan Hary Tanoe, Jaksa Agung: Akan Kita Hadapi

Ayah Mirna Ungkap Identitas Jessica di Australia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Psikolog Nilai Jessica Punya Kecerdasan Tinggi

Psikolog Nilai Jessica Punya Kecerdasan Tinggi

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 15:38 WIB

Para Pakar Kumpul di Menteng, Bahas Kasus Pembunuhan Mirna

Para Pakar Kumpul di Menteng, Bahas Kasus Pembunuhan Mirna

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 15:31 WIB

Ayah Mirna Diperiksa Polisi Soal Pesan Mesra Jessica

Ayah Mirna Diperiksa Polisi Soal Pesan Mesra Jessica

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 15:02 WIB

Polisi: Kebenaran Pengakuan Jessica Terungkap saat Rekonstruksi

Polisi: Kebenaran Pengakuan Jessica Terungkap saat Rekonstruksi

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 14:55 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×