Imlek di Kupang, Tahun Monyet pun Dipercaya Bawa Keberuntungan

Arsito Hidayatullah

Senin, 08 Februari 2016 | 02:23 WIB
Imlek di Kupang, Tahun Monyet pun Dipercaya Bawa Keberuntungan
Perayaan barongsai sambut Imlek di Kawasan Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah. [Antara/Maulana Surya]

Suara.com - Sejumlah warga Tionghoa di Kupang menilai tahun Monyet Api akan memberikan keberuntungan dan kesejahteraan bagi kehidupan mereka.

Pengurus Kelenteng Siang Lay, Robby Lay di Kupang, Minggu mengatakan, tahun Monyet Api melambangkan keberuntungan bagi mereka yang percaya.

"Monyet dianggap sebagai hewan yang lincah dalam bergerak kemana-mana," katanya usai dilaksanakannya upacara penghormatan leluhur di kelenteng itu.

 
Ia menyatakan, perayaan Imlek atau tahun baru China 2567 yang akan jatuh pada Senin (8/2) memberikan keberuntungan kepada mereka mempercayai karena monyet dianggap sebagai hewan pekerja keras, lincah dan pandai.

Mereka yang lahir pada tahun ini, menurutnya akan memiliki sifat yang pekerja keras, lincah dan pandai dalam berusaha yang nantinya akan memberikan keberuntungan bagi yang lahir di tahun Monyet ini.

"Oleh karena itu kalau ada anak yang lahir pada tahun ini akan sangat bagus karena memiliki sifat pekerja keras dan sebagainya yang menguntungkan," tutur Robby.

Menurut Robby, Kelenteng Siang Lay yang dibangun pada 1865 tersebut merupakan satu-satunya kelenteng yang tetap berdiri di Kota Kupang setelah sejumlah kelenteng hancur akibat perang dunia Kedua.

"Sebenarnya banyak kelenteng di Kupang, tetapi waktu perang dunia kedua sejumlah kelenteng hancur. Kelenteng ini juga sudah direhap karena sejumlah tiangnya sudah tidak kuat sehingga harus diganti," ujarnya.

Sementara itu terkait keterlibatan umat beragama lain di Kupang dalam kegiatan penyambutan Tahun Baru Imlek, Robby mengatakan hampir setiap tahun biasa-biasa saja.

"Kalau ada barongsai, baru masyarakat sekitar sini pada ramai. Kalau kita hanya upacara-upacara penghormatan leluhur, masyarakat di sekitar tidak terlalu ikut mengamankan," katanya.

Sementara itu Ferry seorang warga Tionghoa ketika ditanyai soal makna tahun Monyet, ia mengharapkan selalu mendapatkan yang terbaik.

"Kalau bisa tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin. Dan untuk Indonesia bisa terus maju," tuturnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelenteng di Bandung Bersiap Rayakan Tahun Baru Cina

Kelenteng di Bandung Bersiap Rayakan Tahun Baru Cina

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 20:47 WIB

Vihara di Singkawang Bersiap Sambut Imlek

Vihara di Singkawang Bersiap Sambut Imlek

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 20:43 WIB

Walikota Bogor Gelar Open House Sambut Imlek

Walikota Bogor Gelar Open House Sambut Imlek

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 17:52 WIB

Makna di Balik Persembahan saat Tahun Baru Imlek

Makna di Balik Persembahan saat Tahun Baru Imlek

Lifestyle | Minggu, 07 Februari 2016 | 17:40 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×