Abrasi Pantai Pesisir Tangerang Hancurkan 170 Hektar Tambak Udang

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 09 Februari 2016 | 10:33 WIB
Abrasi Pantai Pesisir Tangerang Hancurkan 170 Hektar Tambak Udang
Ilustrasi udang. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, melakukan inventarisir abrasi tambak udang dan bandeng di kawasan pesisir Kecamatan Mauk. Luas daerah terdampak mencapai 170 hektare.

Tambak uadang itu diterjang ombak yang datang dari perairan Laut Jawa. Asisten II Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang Didin Syamsudin mengatakan akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat untuk meminta bantuan.

Didin mengatakan laporan warga dan perangkat desa serta kecamatan sudah ada tentang abrasi tersebut. Bila dibiarkan akan terus bertambah. Pemerintah Kabupaten Tangerang menolak menangani hal itu. Alasannya persoalan masalah abrasi tersebut berada di pemerintah pusat dan Pemprov Banten.

Pihaknya menyarankan agar dipasang turap atau batu penahan agar terjangan ombak Laut Jawa dapat berkurang.

"Kami juga telah menanam ribuan pohon bakau (mangrove) sebagai penahan abrasi tapi belum tinggi dan masih dalam perawatan," kata Didin.

Dalam laporan warga dan petugas bahwa sekitar 170 hektare lahan tambak milik warga di Desa Margamulya, Kecamatan Mauk tergerus ombak Laut Jawa dan setiap tahun terus bertambah. Para warga setempat mengharapkan agar pemerintah membangun turap dan upaya lain demi mengurangi keganasan gelombang laut.

Bahkan pada waktu tertentu, saat musim gelombang tinggi, air laut kadang memasuki halaman penduduk dan menerjang tanaman palawija. Warga setempat kadang was-was bila musim ombak tinggi, mereka khawatir rumah akan disapu gelombang dan hanyut ke laut. Dia menambahkan pihaknya juga menjalin koordinasi dengan instansi terkait di Pemprov Banten untuk menangani masalah tersebut.

Jalan penghubung utama yang dibangun Pemprov Banten ada yang jebol dihantam gelombang sehingga pengendara harus mencari jalur alternatif untuk melintas. Demikian pula sejak beberapa bulan terakhir diperkirakan seluas 20 hektare lahan perkebunan penduduk di Desa Margamulya sudah menjadi lautan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Reklamasi Jakarta Berdampak Negatif Pada Nelayan

Reklamasi Jakarta Berdampak Negatif Pada Nelayan

News | Selasa, 17 November 2015 | 05:45 WIB

Cahyadi Kurniawan Menyulap Buah Bakau Jadi Pewarna Batik

Cahyadi Kurniawan Menyulap Buah Bakau Jadi Pewarna Batik

Lifestyle | Rabu, 04 November 2015 | 14:37 WIB

Pemuda Asal Jawa Tengah Ini Kembangkan Batik Bakau

Pemuda Asal Jawa Tengah Ini Kembangkan Batik Bakau

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2015 | 20:35 WIB

Perusahaan Elektronik Asal Jepang Akan Tanam 70.000 Pohon Bakau

Perusahaan Elektronik Asal Jepang Akan Tanam 70.000 Pohon Bakau

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 21:59 WIB

Kue Bolu Berbahan Bakau Jadi Ikon Kota Timika

Kue Bolu Berbahan Bakau Jadi Ikon Kota Timika

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2015 | 17:41 WIB

Terkini

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:03 WIB

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

×