Kenang Teror Paris, "Eagles of Death Metal" Konser di Bataclan

Esti Utami | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2016 | 14:20 WIB
Kenang Teror Paris, "Eagles of Death Metal" Konser di Bataclan
Ilustrasi kota Paris. (Shutterstock)

Suara.com - Grup band 'Eagles of Death Metal' kembali ke Paris, Selasa (16/2/2016), untuk menggelar konser paling emosional dalam sejarah musik rock, di hadapan ratusan penggemar yang selamat dari serangan teror pada November lalu.

Meskipun kawasan di sekitar gedung teater Olympia ditutup oleh polisi dan seorang psikolog yang membantu merawat para korban memperingatkan bahwa pertunjukan itu akan memicu panik, vokalis band Jesse Hughes berjanji, konser tersebut akan menjadi "konser rock seperti pada umumnya".

"Rock and roll bagi saya selalu menyenangkan dan saya tidak akan membiarkan siapapun mengambilnya dari saya, atau sahabat-sahabat saya," katanya, merujuk pada para penggemar band tersebut.

Hughes yang akan berada sepanggung dengan pendiri Eagles dan pentolan Queens of the Stone, Josh Homme mengatakan, ia berharap konser tersebut akan menjadi langkah pertama menuju pemulihan secara emosional.

"Saya berharap bisa berjalan ke panggung dan menjadi lebih kuat dari saya sekarang ini. Saya tidak ingin hancur berkeping-keping di hadapan semua orang. Itulah ketakutan terbesar saya," ujarnya sambil berurai air mata..

"Ini adalah terapi buat saya... Saya ingin melihat semua senyuman yang menyambut saya di Paris malam itu. Saya betul-betul ingin melihat wajah-wajah itu tersenyum kembali," tambahnya.

Banyak di antara korban selamat dalam pembantaian yang menewaskan 90 orang itu, juga melihat konser tersebut sebagai bentuk pembersihan "untuk mengakhiri mimpi buruk." Helene, yang berada di barisan depan saat para penyerang itu menyerbu masuk, mengatakan, ia berharap dengan menyaksikan lagi band tersebut akan menjadi babak penutup.
"Ini akan membantu saya mengakhiri konser Bataclan," kata perempuan berusia 42 tahun itu.

Khawatir, panik, trauma Namun korban lain mengatakan mereka masih belum yakin apakah akan datang atau tidak.

Guillaume Munier (29) yang selamat setelah bersembunyi dalam toilet selama dua jam mengatakan, "Saya akan pergi ke Olympia, namun saya sungguh-sungguh tidak tahu apakah saya sanggup masuk ke dalam. Saya tidak tahu apakah saya punya kekuatan."

Eagles melanjutkan tur dunia di Stockholm, Sabtu, setelah tur tersebut mereka hentikan akibat serangan Paris yang menewaskan 130 orang.
Hughes mengakui ia "takut, sangat takut" dengan beban harapan yang ditanggung di pundaknya.

"Saya mengerti apa yang dirasakan mereka yang tidak bisa datang. Saya tahu dalam hati hal benar yang harus dilakukan... hal yang akan memberikan penyembuhan cepat adalah hal paling sulit," katanya.

Namun psikolog Carole Damiani yang memimpin kelompok pendukung bagi para korban Bataclan memperingatkan, beberapa orang bisa menjadi panik jika situasi tidak ditangani dengan benar. Beberapa penggemar yang cidera secara fisik bisa hadir di tengah-tengah penonton, namun luka mental mereka masih sakit.

"Satu orang panik itu berbeda dengan kepanikan massal," katanya.

Mendatangi konser dengan "musik sama dan lokasi serupa hanya tiga bulan berselang, mereka akan masuk ke dalam atmosfer yang serupa," yang bisa memicu trauma, katanya memperingatkan. "Bagi beberapa orang ini bisa menyakitkan." Sebuah tim dengan 30 sukarelawan konselor dan psikolog akan bersiap di dalam gedung, katanya dan menambahkan, "Siapapun tidak selayaknya menganggap remeh bahwa konser ini akan menyembuhkan mereka dan meluruskan semuanya.

"Beberapa korban berada dalam ilusi bahwa mereka akan menemukan orang yang sama di samping mereka seperti (pada 13 November). Itu sesuatu yang hampir mustahil,"  pungkasnya. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB