Ade Komaruddin Akui Tantangan Golkar ke Depan Semakin Berat

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 20 Februari 2016 | 21:12 WIB
Ade Komaruddin Akui Tantangan Golkar ke Depan Semakin Berat
Ketua DPR yang juga politisi Partai Golkar, Ade Komaruddin. [suara.com/Meg Phillips]

Suara.com - Tokoh Partai Golkar, Ade Komaruddin, menilai tantangan Partai Golkar ke depan semakin berat, terutama menghadapi pilkada serentak tahun 2017 serta Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019.

"Saya menyampaikan pandangan saya soal tantangan ke depan, sekaligus prinsip yang sebaiknya dipegang Partai Golkar, di hadapan pengurus daerah," kata Akom, sapaan akrab Ade Komaruddin, di Jakarta, Sabtu (20/2/2016).

Sebelumnya, Akom diberitakan mengunjungi DPD I Partai Golkar Jawa Tengah dan DPD I Partai Golkar Sumatera Barat, pada Jumat (19/2). Kunjungan tersebut dilakukannya menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, yang direncanakan diselenggarakan pada April atau Mei 2016.

 
Pada kunjungan ke Jawa Tengah dan Sumatera Barat itu, Akom didampingi oleh tim pendukungnya yakni Bambang Soesatyo dan MS Hidayat. Kunjungan yang disebut sebagai silaturahmi itu sendiri diisi dengan diskusi, sekaligus dilakukan penyampaian visi-misi dari Akom, hingga mendengarkan pengurus daerah menyampaikan aspirasinya.

Akom yang juga adalah Ketua DPR RI tersebut mengatakan bahwa pada silaturahmi itu, dirinya juga menyampaikan perlunya Partai Golkar membangun relasi dan posisi politik yang produktif dengan pemerintah.

"Relasi yang perlu dibangun dengan pemerintah, prinsipnya (adalah) mengutamakan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara," katanya.

Menurut Akom, harus ada sinergi untuk menciptakan iklim politik yang kondusif dan stabil, sehingga proses kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan dengan baik. Pria asal Purwakarta, Jawa Barat, itu menambahkan bahwa dalam setiap silaturahmi, dirinya mengajak agar Partai Golkar keluar dari krisis. Caranya, harus ada solusi politik untuk menyelamatkan kepentingan yang lebih besar yaitu eksistensi Partai Golkar.

"Banyak agenda besar politik yang dapat dilakukan Partai Golkar, jika kepengurusannya menyatu dan mendapat pengesahan dari pemerintah," katanya.

Akom juga mengaku selalu mengingatkan kader Partai Golkar soal pentingnya kegotong-royongan dari seluruh kader, untuk membangun kebersamaan dalam menghadapi situasi saat ini melalui soliditas partai.

"Soliditas untuk kembali bersatu dalam semangat rekonsiliasi, dan melupakan semua perbedaan, perselisihan dan perpecahan yang pernah ada," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agung Laksono Prediksi Calon Ketum Golkar Cuma 3 Orang

Agung Laksono Prediksi Calon Ketum Golkar Cuma 3 Orang

News | Senin, 08 Februari 2016 | 17:03 WIB

Usai Jumpa Ical-Agung, JK: Golkar Sudah Satu, Tak Ada Dua Kubu

Usai Jumpa Ical-Agung, JK: Golkar Sudah Satu, Tak Ada Dua Kubu

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 10:13 WIB

Munaslub Diyakini Akan Mempersatukan Faksi-faksi Golkar

Munaslub Diyakini Akan Mempersatukan Faksi-faksi Golkar

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 10:40 WIB

KPK Endus Praktik Korupsi Jelang Munaslub Golkar

KPK Endus Praktik Korupsi Jelang Munaslub Golkar

News | Sabtu, 30 Januari 2016 | 02:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:01 WIB

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:46 WIB

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB